Berita

Saiful Haq Cs Tolak Dukung Surya Paloh kalau dengan Cara Melanggar Aturan

JUMAT, 11 JANUARI 2013 | 19:37 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Para pengurus Garda Pemuda Nasional Demokrat (GPND) yang dipecat mengaku bukan menolak mendukung Surya Paloh menjadi Ketua Umum DPP Partai Nasdem. Mereka dengan tegas mendukung bos Media Grup tersebut.

"Hanya saja kita memiliki aturan organisasi yang tidak boleh kami langgar sebagai kader GPND," tulis Saiful Haq, Rizky Aprilia, Jaffray Bittikaka, Endika Wijaya, M. Syukron, Rusdianto dalam "Surat Terbuka untuk Seluruh Kader Garda Pemuda Nasional Demokrat" yang dimuat situs www.gardapemudanasdem.org.

Mereka mengklaim adalah orang yang berdiri di atas aturan. Jika tindakan dan prinsip itu dianggap melawan Ketua Umum GPND Martin Manurung dan keputusan Rapat Pimpinan Harian GPND,  pendirian mereka tidak akan goyah sepanjang sejalan dengan aturan organisasi.

Mereka berdalih, kader GPND merelakan diri masuk dalam organisasi karena sebuah visi dan misi yang tertuang dalam PD/PRT GPND, bukan karena seorang Martin Manurung atau seorang Sekjen Saiful Haq. Ruh perjuangan organisasi ini termaktub dalam teks-teks suci konstitusi organisasi bernama PD/PRT.

"Jika seorang Nova Paloh, Iwel Sastra, Jupiter, Ivanhoe Semen dan seorang Martin Manurung atau siapapun yang mencoba melanggar itu, maka sejatinya hukum telah mati, moralitas tertib sipil kita telah diinjak-injak, dan kami tidak mau mengamini itu," tegas mereka.

Karena itu mereka akan melawan. Mereka tidak punya kepentingan untuk menghancurkan organisasi ini, tapi hanya sangat berkepentingan menjaga prinsip hidup dan kehormatan.

"Tak seorangpun bisa membujuk kami untuk mempertukarkan hal tersebut. Tidak Surya Paloh, tidak Hary Tanoesoedibyo, tidak Martin Manurung, Tidak satu orangpun. Kami tidak pernah menerima uang sepeser pun dari Surya Paloh maupun Hary Tanoesudibyo, sebagaimana yang dituduhkan kepada kami," tegas mereka.

"Maka atas nama rasionalitas dan akal sehat kami yang berdiri di atas tafsir PD/PRT GPND, maka kami menyatakan MENOLAK Keputusan DPP Garda Pemuda NasDem yang kami cintai." [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya