Berita

ramadhan pohan

Ruhut Sitompul: Ramadhan Pohan Cs Jangan Kecewa

JUMAT, 11 JANUARI 2013 | 11:24 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat Ruhut Sitompul belum mau banyak bicara soal kepastian apakah betul Presiden SBY akan mengangkap Roy Suryo jadi Menteri Pemuda dan Olahraga. Karena dia tidak mau mendahului Presiden.

"Kita tunggu saja nanti dibacakan Pak Presiden. Inikan belum. Kita tunggu saja sebelum atau setelah (shalat) jumatan. Kita sabarlah. Kalau sudah resmi disampaikan Pak SBY baru aku tanggapin. Jadi aku belum berani nanggapin," kata Ruhut kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Jumat, 11/1).

Tapi yang jelas, tegas Ruhut, apapun keputusan Presiden, kader Demokrat siap mengamankan dan mendukung. Karena itu adalah hak prerogatif presiden. Makanya, nama-nama yang selama ini sudah ramai diberitakan akan jadi Menpora tidak boleh kecewa kalau tidak terpilih.

Apalagi Presiden SBY pada Jumat pekan lalu sudah menegaskan bahwa nama-nama yang beredar di media selama ini bukan dari dia. "Kan Pak SBY sudah bilang, nama-nama yang ada di koran kalau nggak terpilih jangan kecewa, karena saya (SBY) memang belum memutuskan," ungkapnya. 

Beberapa nama yang sudah ramai dibicarkan, tambah Ruhut, adalah Ramadhan Pohan, Achsanul Qosasi,  Gede Pasek, dan Chotibul Umam Wiranu.

"Itu yang aku bilang semua kader jangan ambisius. Kalau mereka tak bisa terima, berarti mereka ambisius. Jangan-jangan mereka yang bilang-bilang ke wartawan biar nama mereka disebut. Jadi salah mereka sendiri," kata Ruhut sambil tertawa. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya