Berita

ilustrasi/ist

Kesehatan

Lembab Di Area Intim, Picu Penyakit Herpes Pada Wanita

Disarankan Ganti Pembalut 4-5 Kali Sehari Saat Menstruasi
MINGGU, 09 DESEMBER 2012 | 08:13 WIB

.Masa menstruasi atau datang bulan pada perempuan, mesti diwaspadai. Sebab, wanita sedang menstruasi rentan terkena virus atau bakteri, yang menyebabkan penyakit herpes pada kulit di organ kewanitaannya.

Herpes adalah virus yang men­jangkiti mulut, kulit dan alat ke­lamin. Penyakit ini menyebabkan kulit bisa melepuh dan terasa sa­kit pada otot, di sekitar daerah yang terjangkit. Menstruasi me­ru­pakan masa yang berpotensi me­nimbulkan berbagai masalah psi­kologis dan medis, terlebih ba­gi wanita yang lalai meng­ganti pembalut saat menstruasi.

Menurut Marketing Director PT Uni Charm Indonesia Michi­ru Nakagawa, satu dari lima pe­rempuan di Indonesia meng­ala­mi masalah kulit saat men­s­trua­si. Masalah kulit ini dialami pe­rem­puan di usia 15 hingga 29 tahun akibat kelembaban.

“Banyak hal yang menye­bab­kan permasalahan kulit kewa­ni­taan saat menstruasi, karena di­ma­sa itu kulit menjadi sangat sen­sitif,” ujar Na­kagawa dalam dis­kusi kesehatan tentang kulit ke­wanitaan di Jakarta, Rabu (5/12).

Menurut dokter spesialis kulit dan kelamin dari Rumah Sakit Pon­dok Indah-Puri Indah (RSPI-PI) Susie Ren­dra, masalah kulit juga dipe­nga­ruhi oleh faktor darah, pembalut dan perubahan kulit yang di­se­babkan oleh pe­ru­bahan hormonal.

“Area kelamin wanita bersifat asam, ketika menstruasi ada da­rah yang bersifat basa (senyawa kimia yang memiliki pH lebih dari 7) dan itu bisa mengganggu kesehatan kulit,” ungkap Susie.

Dia menjelaskan, saat mens­trua­si banyak darah yang terkena kulit, maka akan semakin besar ke­mungkinan terkena masalah kulit karena darah menstruasi merupakan me­dia pertumbuhan bagi bakteri, jamur dan virus.

”Apabila kita tidak mengganti pem­balut di saat pendarahan, bisa menyebabkan iritasi dan la­ma-lama menjadi infeksi me­ngarah pada herpes,” ujarnya.

Menurut dia, salah satu penye­bab herpes adalah kelembaban pada kulit, organ intim perem­puan yang tidak terawat dengan baik. Mulai dari iritasi yang di­tandai dengan munculnya rasa ga­tal, hingga infeksi bakteri atau virus yang menimbulkan herpes.

”Penyakit ini tidak bisa di­sem­buh­kan, namun bisa diper­pendek masa kambuhnya. Hal itu terjadi tergantung dari kelembab­an or­gan intim,” imbuhnya.

 Selain herpes, menstruasi ju­ga bisa menyebabkan dermatitis kon­tak, yakni penyakit yang me­ny­e­rang organ intim wanita yang di­tandai dengan pedih, gatal, berair hingga berbau. Penyakit ini juga bersifat berulang-ulang yang di­sebabkan faktor fisik, misalnya gesekan, trauma mik­ro, kelem­ba­pan rendah, serta pa­nas atau dingin.

“Iritasi ini bisa memicu infeksi oleh jamur kandida (candidosis kutis) dan memicu masuknya bak­teri Staphylococcus Aureus yang dapat menimbulkan foliku­li­tis (bisul),” kata Susie.

Oleh karena itu, Susie menya­ran­kan untuk mengganti pem­ba­lut setidaknya 4-5 kali dalam se­hari agar organ intim wanita se­lalu dalam kondisi bersih dan tidak terjadi kontak yang terlalu lama dengan darah kotor.

Pasalnya, kata dia, saat mens­trua­si perempuan mengalami penurunan kadar estrogen. Tak heran kalau kulit luar menjadi cen­derung kering, sehingga ren­tan terkena iritasi.

“Pemakaian pembalut harus diperhatikan. Jangan menumpuk pembalut dalam satu waktu. Pe­rawatan organ intim yang baik pada perempuan, bisa terbebas da­ri kelembaban organ intim yang berlebihan, bebas iritasi ter­hindar dari infeksi dan membuat kulit tetap sehat,” tandasnya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya