Berita

angelina sondakh/ist

Politik

Angelina Sondakh Doakan Nazaruddin

JUMAT, 23 NOVEMBER 2012 | 11:25 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Terdakwa kasus dugaan korupsi pengurusan anggaran di Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) dan Kemendiknas (Sekarang Kemendikbud) Angelina Sondakh tak mau berspekulasi dengan ketidakhadiran M Nazaruddin sebagai saksi dalam sidang lanjutannya di pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor), Jakarta, hari ini (Jumat, 23/11).

Angie, demikian ia biasa disapa maklum kalau ketidakhadiran bekas rekan se-partainya itu lantaran sedang dalam kondisi sakit.

"Kita doakan saja agar cepat sembuh dan bisa hadir," kata Angelina sebelum meninggalkan gedung tipikor beberapa saat tadi.


Bagi Angie, sebenarnya keterangan M Nazaruddin ini sangat penting pada proses persidangannya. Sebab, seperti diketahui bersama anak buah Nazaruddin di Permai Grup dalam beberapa persidangan sering mengatakan ada aliran dana kepada Angie. Nazaruddin adalah pemilik Permai Group.

"Sangat penting agar mendudukkan perkara," terang dia.

Ditempat yang sama, pengacaranya, Teuku Nasrullah mengatakan tetap percaya bahwa alasan ketidakhadiran bekas bendum DPP Partai Demokrat itu lantaran dirinya sedang sakit.

"Kita tidak mau berburuk sangka dan berspekulasi," tutupnya.

Sidang lanjutan terdakwa Angelina Sondakh  sedianya digelar pagi ini dipengadilan tipikor, Jakarta. Tapi, karena Nazaruddin yang akan diperiksa sebagai saksi sakit, maka majelis hakim yang diketuai oleh Sudjatmiko memutuskan untuk menunda jalannya persidangan. Sidang dilanjutkan kembali pada Kamis (29/11) pekan depan. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya