Berita

angelina sondakh/ist

Angelina Sondakh Bergelimangan Uang Selama Jadi Anggota Dewan

KAMIS, 22 NOVEMBER 2012 | 21:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Selama menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Angelina Sondakh bergelimangan uang. Menurut staf pribadi Lindina Wulandari, uang tersebut adalah tunjangan Angelina Sondakh sebagai anggota DPR.

"Reses dan aspirasi itu empat kali setahun. Uang aspirasi Rp 105 juta, sementara uang reses untuk Dapil Jawa Tengah Rp 53 juta. Semuanya ada dokumentasinya, semacam tanda bukti jumlah yang diterima sekian. Uang itu saya setor ke Ibu terus disimpan di rekening," terang Lindina dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kuningan Jakarta, Kamis (22/11).

Selain itu, Angelina juga mendapat tunjangan sebagai Wakil Ketua Fraksi MPR yang nilainya Rp 900 ribu perbulan. Ada juga uang sosialisasi MPR Rp 24 juta.


"Ada juga tunjangan anggota dewan ke dalam dan luar negeri," imbuhnya.

Selain tunjangan di DPR, pundi-pundi uang Angelina bertambah lantaran mantan Putri Indonesia kerap menjadi bintang iklan untuk majalah, produk batik dan pembicara talkshow infotainment.

"Sekali menjadi pembicara dalam sebuah acara, fee-nya variatif, mulai dari Rp 5 juta sampai Rp 12 juta. Namun saya tidak ingat jika Angelina pernah menerima honor di atas Rp 80 juta," imbuhnya.

Selain itu, ujar dia, pernah juga staf mendiang Adjie Massaid mengirim uang sekitar 40-50 juta ke rekening Angelina untuk keperluan keluarga dan asuransi anak mereka.

Semua uang itu, Angelina meminta agar disimpan di rekening pribadi Lindina yang juga berfungsi sebagai rekening uang Angelina. Dari uang yang terkumpul, digunakan Angelina lewat Lindina untuk membayar keperluan rumah tangga, termasuk membayar asuransi, kartu kredit dan lainnya. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya