Berita

angie/ist

Politik

Koster Klaim Angie Tak Aktif Bahas Anggaran Kemenpora

KAMIS, 22 NOVEMBER 2012 | 13:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Politikus PDI Perjuangan, I Wayan Koster bersaksi dalam sidang perkara pengurusan anggaran di Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) dan Kemndiknas (sekarang Kemendikbud) dengan terdakwa, Angelina Sondakh di pengadilan tipikor, Jakarta (Kamis, 22/11).

Dalam keterangannya, Koster terlihat membela Angelina Sondakh. Betapa tidak, dia mengklaim bekas rekannya di Komisi X DPR itu tidak pernah berperan aktif dalam pembahasan anggaran di Kemenpora.

"Sepengetahuan saya terdakwa tidak aktif berbicara," kata dia saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Kamis (22/11).


Begitu juga dengan proyek Kemendiknas yang berupa pembahasan anggaran untuk pembangunan rumah sakit dan laboratorium di 16 Perguruan Tinggi Negeri. Kata Koster, tidak ada yang janggal.

"Komisi sepuluh minta pemerintah mengajukan proposal. Usulan mereka semua disetujui bahkan ditambah sepanjang diusulkan pemerintah. Sesuai dengan realitas yang diusulkan rektor," kata Koster.

Jaksa mendakwa Angelina Sondakh selaku anggota DPR 2009-2014 telah menerima hadiah atau janji uang dari Direktur Marketing Permai Group, Mindo Rosalina Manullang senilai Rp 12,58 miliar dan 235 juta Dolar Amerika Serikat. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya