Berita

pilpres/ist

Isran Noor Terus Didorong Jadi Capres Alternatif

RABU, 21 NOVEMBER 2012 | 22:20 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Setelah beberapa hari lalu Gerakan Penerus Ulama (GPU), kini giliran Pemuda Muslim Indonesia (PMI) yang menyatakan dukungan kepada Bupati Kutai Timur Isran Noor sebagai Calon Presiden (Capres) alternatif di Pemilu 2014.

Ketua Umum Pemuda Muslim Indonesia (PMI), Dawax Faturrahman menilai Isran Noor yang juga Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Isran adalah Kelapa Daerah yang mempunyai reputasi gemilang.

"Irsan bisa menjalankan roda ekonomi di daerah Kutai Timur.  Sehingga daerah tersebut dapat meningkatkan perekonomian mereka dan menurunkan angka kemiskinan sampai 3 persen," kata Dawax seperti keterangannya di Jakarta, Rabu (21/11).


Damax menambahkan, Isran juga telah sukses menerapkan program otonomi daerah. Hal ini terlihat meningkatnya perekonomian di daerah tersebut. Di mana keberhasilan yang sudah dicapai Isran dalam membangun daerahnya dapat dijadikan contoh buat daerah lainnnya. Apalagi di tahun 2014 nanti, jika Irsan diberi kesempatan terpilih menjadi kepala negara, sehingga keberhasilannya itu dapat diterapkan secara nasional. Maka, secara otomatis rakyat bangsa menjadi sejahtera.

Sebagai Ketua APKASI Irsan dinilai cukup dikenal di berbagai daerah. Dengan demikian, kepala daerah yang sukses dapat menjadi tokoh nasional dan menjadi kepala negara.  

"Kami sebagai pemuda merasa bangga bangsa kita mempunyai tokoh seperti Isran Noor. Sudah saatnya bangsa Indonesia dipimpin orang-orang yang dicintai rakyatnya," ungkapnya.

Selain itu, kepemimpinan Isran Noor juga mempunyai perhatian terhadap dunia olah raga, seperti sepak bola. Di mana untuk mencari bibit pemain sepak bola, dia sudah melakukan MOU dengan PSSI.

"Dengan ini diharapkan nantinya bisa membawa harum nama bangsa, contohnya bulu tangkis,” pungkasnya. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya