Berita

Gamawan Fauzi

Mendagri Usulkan Cukup Memilih Kepala Daerah dalam Pilkada

SELASA, 20 NOVEMBER 2012 | 15:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi miris melihat banyaknya pasangan kepala daerah yang pecah kongsi.

Dari pelaksanaan 244 pemilihan kepala daerah, hanya 6,15 persen yang kembali maju bersama pada pilkada berikutnya. Sementara 93,85 persen pasangan lainnya pecah kongsi di akhir masa jabatan.

Menurut Gamawan, pecah kongsinya pasangan kepala daerah itu menandakan pemerintahan tidak solid. Dan itu akan merugikan daerah itu sendiri.

"Artinya pemerintah jadi tidak solid. (Bawahan) dipanggil Sekda, wagub nggak enak. Dipanggil wagub, nanti ketahuan gubernur, jadi nggak enak," jelas Gamawan usai diskusi di gedung Kemenkumham, Jakarta, (Selasa, 20/11).

Untuk menghindari pecah kongsi tersebut, Kemendagri akan mengusulkan dalam pilkada cukup memilih kepala daerah saja, tidak satu paket bersama wakil kepala daerah. Pihaknya akan mengusulkan revisi UU 32/2004 tentang Pemerintah Daerah.

"Makanya kita minta supaya dalam revisi UU ini yang dipilih tidak satu pasang, tapi satu orang saja. Sesudah itu wakilnya diminta diajukan oleh yang terpilih. Siapapun terpilih. Seperti di Jakarta ini dulu ada tiga wakil gubernur. Tapi itu dari PNS," jelas Gamawan. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya