Berita

dendy prasetya

KORUPSI PENGADAAN AL QURAN

Dendy Presetya Diperiksa KPK untuk Menyusul Ayahnya

SELASA, 20 NOVEMBER 2012 | 11:40 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Tersangka kasus suap pengurusan anggaran di Kementerian Agama, Dendy Prasetya kembali menjalani pemeriksaan di Gedung KPK Jalan Rasuna Said Kuningan Jakarta, Selasa (20/11).

Seperti biasa, Sekretaris Ormas Gema MKGR itu tiba di Gedung KPK pukul 10.15 WIB dengan tongkat penyanggah dan kursi rodanya.

"Ini hanya pemeriksaan lanjutan, seperti yang sudah-sudah sebagai tersangka. Doakan aja ya," pinta Dendy kepada sebelum memasuki gedung KPK.

Sementara itu kuasa hukum Dendy, Erman Umar mengatakan, akan diperiksa sebagai tersangka guna melengkapi berkas pemeriksaannya.  Pemeriksaan Dendy ini disegerakan menyusul telah rampungnya berkas penyidikan Zulkarnaen Djabbar, ayah Dendy yang juga menjadi tersangka.

"Pak Zul (Zulkarnaen Djabbar) menurut penyidik prinsipnya sudah selesai. Malah sudah ditawarkan saksi meringankan, mau disini apa di persidangan," ujar Erman yang ikut menemani Dendy di KPK.

KPK menetapkan Dendy dan Zulkarnaen Djabar sebagai tersangka. Keduanya diduga menerima lebih dari Rp 10 miliar karena telah mengurus anggaran untuk proyek pengadaan Al Quran dan laboratorium di Kemenag. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya