Berita

Abraham Samad

Abraham Samad Cs Laporkan Perkembangan Centurygate ke DPR Pukul 10.00 WIB

SELASA, 20 NOVEMBER 2012 | 08:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pengusutan mega skandal bailout Century yang merugikan negara Rp6,7 triliun sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan dinaikkan dinaikkannya statusnya dari penyelidikan ke penyidikan padahal sudah hampir tiga tahun KPK menggarapnya.

Setelah melakukan ekspos atau gelar perkara kemarin sore, (Senin, 19/11), hari ini KPK akan melaporkannya kepada Tim Pengawas (Timwas) DPR tentang perkembangan Century terakhir.

"Jam 10.00 WIB nanti (KPK) ke Timwas DPR," ujar jurubicara KPK, Johan Budi di kantornya, Jakarta, Selasa (20/11).

Ketua KPK, Abraham Samad sendiri, sepertinya tidak mau berjanji apakah akan ada tersangka yang KPK sampaikan ke Timwas hari ini.

"Sabar ya, kita berusaha semaksimal mungkin, saya mohon pengertian supaya bersabar sedikit menunggu," ungkap Abraham kemarin.

Menurut orang satu di KPK itu, tidak hanya kasus Century yang tidak menemukan titik terang, namun termasuk kasus-kasus yang lain, itu karena salah satu alasannya adalah penyidik. "Ada kendala sebenarnya di kita. Penyidik kita berkurang, ditarik semua. Kendalanya itu. Jadi penyidik yang ada di Century tertatih-tatih," pungkas Abraham. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya