Berita

ist

Politik

CENTURYGATE

Abraham Samad: Yang Minta Saya Mundur dari KPK, Koruptor

SENIN, 19 NOVEMBER 2012 | 17:13 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Abraham Samad pernah sesumbar dan berjanji saat fit and propert tes di DPR akhir tahun 2011 lalu, kalau terpilih menjadi ketua KPK maka dirinya akan menetapkan tersangka baru di kasus dana talangan untuk Bank Century dalam waktu satu tahun.

Tapi, hingga saat dia lolos dan berhasil menjadi Ketua KPK saat ini, kasus tersebut belum juga bisa ditingkatkan dari ranah penyelidikan ke penyidikan.

"Belum ada tersangka," kata Abraham usai  mendongeng di acara Indonesia Book Fair, Senayan, Jakarta, Senin (19/11).


Berarti bapak akan mundur dari KPK? Abraham malah balik bertanya.

"Kamu mau saya mundur (sambil ketawa-tawa). Yang mau minta saya mundur dari KPK koruptor loh," guyon dia.

Soal apa saja perkembangan dari kasus yang disebut-sebut melibatkan Wapres Boediono dan Mantan Menkeu, Sri Mulyani itu, Abraham belum bisa memastikannya.

"Kan belum. Kalau setahun itu tgl 21. Tapi tenang aja. Jadi begini, saya ingin clear-kan, ini bukan cari dalih. Ini kewajiban. Supaya clear, saya katakan, saya tidak pernah sekalipun. Sepatah katapun. Ketika fit and proper test, bica cek rekamannya, tidak pernah ada saya bicara saya akan mundur dalam masa satu tahun kalau century. Itu tidak ada. Yang saya katakan, saya akan mengundurkan diri, pulang, apabila kalau saya tidak bisa berbuat apa-apa, sedangkan saya sudah digaji oleh negara. Namun demikian, ini bukan dalih untuk menghindar dr kewajiban," urai dia. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya