Berita

abraham samad

Kala Abraham Samad Mendongeng tentang si Bimo dan Arin

SENIN, 19 NOVEMBER 2012 | 16:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Raut wajah Ketua KPK Abraham Samad terlihat senyum menghadapi sekitar 20 anak-anak yang duduk lesehan berkerumun di atas panggung. Mereka adalah anak TK Pembina Nasional, Jakarta Pusat.

"Anak-anak sekalian sudah makan tidak? Sudah kenyang tidak? Sekarang Om mau bercerita bagus sekali. Jangan ada yang tidur ya," kata Abraham Samad membuka dongengnya di acara Indonesia Book Fair, Senayan, Jakarta, Senin (19/11).

Cerita Abraham Samad dalam kesempatan itu diambil dari kumpulan cerita dalam buku Tunas Integritas yang diterbitkan Komisi Pemberantasan Korupsi dan dirilis pada kesempatan yang sama.

Ceritanya tentang seorang anak Bimo bersama temannya Arin. Mereka ingin mencari ikan di sungai. Karena terdorong menangkap ikan, sambil membawa jala, Bima tak hati-hati menyeberang sungai hingga jatuh ke air. "Intinya berani, tapi jangan nekat, harus ada peralatan" ujar Abraham menyimpulkan cerita yang ia bawakan tersebut.

Abraham mengartikan, dalam melawan kuruptor ada cara-cara yang harus dilakukan dan harus ada alat bukti.

Singkat cerita, Abraham meminta agar anak-anak yang mempunyai keputusan untuk berbuat, agar berhati-hati bertindak. Sehingga apa yang terjadi pada Bimo karena tindakannya, tidak terulang kepada anak-anak, begitu pesan moral yang disampaikan Abraham.

Abraham juga menyambungkan ceritanya itu dengan pengalamannya waktu kecil. Dia mengaku pernah dilarang orang tuanya mengambil alat tulis di sekolah. "Anak-anak saya, tidak boleh mengambil crayon ya. Tidak boleh mengambil apa yang tidak milik kita," tambahnya.

Karena begitu cepat ceritanya, anak-anak kurang menikmati dongeng yang diceritakan Abraham. Namun, selama mendongeng, Abraham mencoba komunikatif dengan anak-anak TK yang sebagian terlihat sibuk sendiri-sendiri. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya