Berita

isran noor/ist

Politik

Gerakan Penerus Ulama Usung Isran Noor Capres 2014

SENIN, 19 NOVEMBER 2012 | 13:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Bursa calon presiden kian ramai. Bupati Kutai Timur Isran Noor dianggap layak sebagai capres aternatif 2014.

Organisasi kemasyarakatan Gerakan Penerus Ulama (GPU) di Jakarta, Senin (19/11), bertekad mengusung Isran menjadi Capres 2014 mendatang, meskipun nama jagoannya itu sama sekali tak pernah muncul dalam berbagai lembaga survei nasional.

GPU menilai kepala daerah yang berprestasi seperti Isran sudah sepantasnya memimpin bangsa ini ke depan. Keberhasilan Isran dalam memimpin Kabupaten Kutai Timur merupakan kesuksesan yang tidak dimiliki oleh kepala daerah lainnya. Isran berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi angka kemiskinan di Kutai Timur.


"Kepala daerah yang sukses memimpin daerahnya sudah sepantasnya menjadi pemimpin nasional," ujar Ketua Umum GPU, KH Tb Aa Syaifulloh.

Jelas Syaifulloh,  Isran sebagai pemimpin yang memahami serta punya solusi untuk mengatasi permasalahan rakyat. Program Isran pro rakyat, seperti yang telah dilaksanakan di daerahnya sendiri.

"Bahkan, masalah otonomi daerah tidak diragukan lagi dan telah dibuktikan dengan keberhasilannya melakukan swasembada pangan," jelasnya.
 
Dalam waktu dekat, kata Syaifulloh, Asosiasi Purna Bhakti Bupati dan Wakil Bupati se Indonesia akan mendeklarasikan dukungan kepada Isran sebagai Capres 2014. Isran sebagai Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dan Ketua Umum Himpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (HPPI) sudah cukup dikenal diberbagai daerah lainnya.

"Diharapkan partai politik dapat melihat capres yang disukai maupun dikehendaki oleh rakyat," pungkasnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya