Berita

mahfud suroso/jpnn

KASUS HAMBALANG

Mahfud Suroso Diperiksa Bersama Lima Orang Lain

SENIN, 19 NOVEMBER 2012 | 12:27 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Selain memeriksa Direktur Utama PT Dutasari Citralaras, Mahfud Suroso, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga akan memeriksa beberapa nama lain untuk penyidikan kasus pembangunan proyek Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sarana Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Bogor.

Mereka adalah Husni Al Huda (swasta), Jaelani (PNS Kemenpora), M. Muqorobin (staf Ahli Wijaya Karya), Dedi Permadi (mantan Kabid Kementerian PU), Yeye (swasta) dalam kasus pembangunan proyek Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sarana Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang di Bogor.

"Mereka itu diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Deddy Kusdinar," ujar Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, kepada watawan, Senin (19/11).


Dari enam orang itu, Mahfud Suroso duluan yang nongol di kantor KPK. Dia berjanji akan memberikan keterangan jelas setelah dia diperiksa KPK. Mahfud Suroso masuk ke dalam audit investigasi BPK karena dianggap menerima uang muka yang harusnya tidak diterima.

Versi mantan Bendum DPP Demokrat, Muhammad Nazaruddin, PT Dutasari Citralaras tidak bekerja apapun, hanya menampung "fee" proyek Hambalang yang selanjutnya dialokasikan ke Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya