Berita

dipo alam

KPK Harus Tindak Lanjuti Aduan Dipo Alam

JUMAT, 16 NOVEMBER 2012 | 15:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pimpinan KPK harus menindaklanjuti aduan Menteri Sekretaris Kabinet Dipo Alam soal kongkalikong penggemlembungan anggaran di tiga kementerian. Kalau sudah terdapat dua alat bukti, harus ditingkatkan ke penyidikan.

Demikian disampaikan Ketua Umum Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Todung Mulya Lubis di sela-sela acara Rapimnas Ikadin, di Park Hotel, Cawang, Jakarta, Jumat (16/11).

"Kalau sudah terpenuhi semua alat bukti yang diperlukan, ya harus diproses secara hukum, tidak boleh tidak diproses. Karena kita ini memang sedang perang melawan korupsi," ujar Todung.

Todung termasuk orang yang mengakui adanya "main mata" antara DPR dengan eksekutif dalam penyusunan anggaran. Kalau tidak ada penangan serius dari lembaga hukum, pelaporan Dipo hanya langkah yang sia-sia.

"(Praktek kongkalikong) ini sudah lama sekali dan kita tahu. Tapi jika kita tidak pernah melakukan tindakan-tindakan yang sangat serius, ya percuma saja," tandas pengacara senior ini. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya