Berita

dipo alam

BK DPR Tak akan Panggil Dipo Alam

JUMAT, 16 NOVEMBER 2012 | 10:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Badan Kehormatan DPR RI tidak akan memanggil menteri Sekretaris Kabinet Dipo Alam untuk dimintai keterangan ihwal anggota DPR yang diduga turut serta dalam melakukan penggelembungan anggaran di tiga kementerian.

Karena BK mempercayakan penanganannya kepada KPK.

"Kalau Pak Dipo sudah menyerahkan ke KPK, tentu BK percayakan sepenuhnya penanganan kasus ini ke KPK. Tidak diperlukan lagi (memanggil Dipo Alam). Bukankah sudah akan ditangani oleh KPK?"  jelas Ketua BK DPR Muhammad Prakosa kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini, (Jumat, 16/11).

Sebelumnya, walau tidak berharap diklarifikasi BK DPR, Dipo mengatakan siap memberi keterangan ke BK DPR jika diperlukan.

Rabu malam, (14/11) Dipo menyerahkan nama-nama pihak yang terlibat kongkalikong dalam menggelembungkan anggaran di tiga Kementerian ke KPK. Nama-nama itu terdiri dari oknum DPR dan oknum dari internal kementerian sendiri. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya