Berita

sby/ist

Politik

Din Syamsuddin: SBY Tak Berjodoh dengan Muhammadiyah

KAMIS, 15 NOVEMBER 2012 | 17:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak akan menghadiri acara Milad Muhammadiyah ke 100, yang akan digelar Minggu (18/11) nanti. Kepastian ini disampaikan ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.

"Kami dapat kabar resmi beliau bertepatan tanggal 18 sudah berada di luar negeri untuk menghadiri KTT ASEAN di Kamboja," kata Din kepada wartawan di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Kamis (15/11).

Sebelumnya SBY juga tidak hadiri undangan PP Muhammadiyah, yaitu Tanwir Muhammadiyah di Bandung Juni lalu dan Mukhtamar Muhammadiyah di Yogyakarta dua tahun lalu. Pada saat Tanwir SBY mewakilkan diri kepada Wapres Boediono, sementara saat Muktamar SBY melakukan teleconference karena tengah berada di Arab Saudi.

Din menjelaskan, ketidakhadiran presiden dalam beberapa agenda penting Muhammadiyah tidak diketahui persis apa alasannya. Dia pun bergurau sambil menyalahkan diri sendiri.

"Kita mungkin yang tidak tahu agenda presiden. Atau bisa dikatakan presiden tidak berjodoh dengan Muhammadiyah," ucap dia sambil tersenyum.

Rencananya Milad akbar Muhamadiyah dengan tema "Sang Surya Tiada Henti Menyinari Negeri" yang akan dilaksanakan di Gelora Bung Karno, Jakarta ini akan dihadiri petinggi negera, seperti ketua MPR, Ketua DPR, Ketua DPD dan Duta Negara sahabat. [dem]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya