Berita

johan budi/ist

KPK akan Cek Apakah Polri Sudah Kirim SPDP Korupsi Plat Nomor Kendaraan

RABU, 14 NOVEMBER 2012 | 21:49 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Masih simpang siur, apakah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan supervisi penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNBK) di Korlantas Polri atau tidak.

"Kalau KPK dilibatkan, tentu SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulai Penyelidikan) dikoordinasikan dulu ke KPK, untuk dilakukan supervisi dan koordinasi. Namun, saya belum tahu apakah sudah dikirim ke sini atau tidak. Nanti saya cek apakah ada SPDP," ujar Juru Bicara KPK, Johan Budi di Gedung KPK, Kuningan Jakarta, Rabu (14/11).

Jelas Johan, pihaknya sebelumnya memang pernah mendapat laporan terkait dugaan korupsi TNBK tersebut.


"Kalau pengaduan memang pernah ada di Humas (KPK). Kalau di Humas prosesnya ada," ungkap dia.

Sampai saat ini pihaknya masih melakukan telaah terhadap aduan tersebut untuk menemukan adanya pelanggaran tindak pidana korupsi dalam proyek yang masuk tahuna anggaran 2011 tersebut.

Beberapa hari lalu, Kabareskrim Komjen Pol Sutarman mengatakan, pihaknya saat ini memang tengah menyidik kasus tersebut. Dia menyebutkan, orang-orang yang diduga terlibat dalam kasus itu, juga adalah orang-orang yang tengah disidik KPK dalam kasus simulator. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya