Berita

ilustrasi

Politik

Dapat SK Garap Hambalang? Lisa Lukitawati Tersenyum

RABU, 14 NOVEMBER 2012 | 16:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Tidak banyak yang tahu, salah satu aktor proyek pembangunan Sekolah Olahraga Nasional (SON), di Hambalang, Bogor, Jawa Barat adalah Lisa Lukitawati Isa. Lisa mendapatkan SK tersendiri dari mantan Sesmenpora, Wafid Muharam, untuk menggarap proyek RP.2,5 triluin itu.

Saat dikonfirmasi apakah benar ditunjuk Wafid, Lisa tidak membantah. Dia hanya tersenyum kepada wartawan perihal penandatanganan mantan Sesmenpora Wafid Muharam yang menyetujuinya sebagai tim asisentensi Hambalang.

Wanita yang diketahui merupakan pemilik dari CV Riefa, konsultan proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga, itu pun mengakui bahwa dirinya memang diperiksa terkait dengan proyek yang telah menjerat Dedy Kusdinar sebagai tersangka.


"Saya diperiksa soal hambalang, itu saja,  ujar Lisa sambil meninggalkan gedung KPK, Kuningan Jakarta, Rabu (14/11)

Lisa diperiksa sekitar empat jam lamanya sebagai saksi untuk terdakwa Wafid Muharam.

Lisa bersama dua pihak swasta lain, yakni Direktur PT Ciriajasa Cipta Mandiri, Aman Santoso dan Direktur PT Yodha Karya,  Yudi Wahyono, dicekal pihak imigrasi.

Nama Lisa pun sempat tercantum dalam Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) milik anak buah M Nazaruddin, Mindo Rosalina Manulang. Lisa sebagai kepanjangan tangan Kemenpora untuk mengembalikan uang Nazaruddin sebesar Rp 10 miliar. Uang itu, diminta dikembalikan lantaran perusahaan Nazaruddin tidak mendapatkan proyek pembangunan kompleks sport center Hambalang.[dem]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya