Berita

Politik

Senior Dahlan: Sebenarnya Menteri BUMN Mau Jadi Whistleblower

SELASA, 13 NOVEMBER 2012 | 19:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Langkah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan yang membuka oknum DPR pemalak perusahaan pelat merah ke Badan Kehormatan (BK) DPR merupakan langkah yang berani dan tepat, namun sedikit kurang matang.

Begitu kira-kira penilaian Mantan Menteri BUMN Laksamana Sukardi menanggapi keberanian Dahlan mengungkap praktek pemerasan terhadap BUMN.

"Langkah Pak Dahlan tepat, cuma caranya itu, kan sebenarnya ingin menjadi whistle blower, kalau mau jadi whistle blower persiapannya itu harus disiapkan terlebih dahulu," kata Mantan Menteri BUMN era Presiden Gus Dur itu di kantor KPK, Jakarta, Selasa (13/11). Laksamana Sukardi hari ini datang ke KPK guna menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus korupsi proyek pengadaan Outsourcing Roll Out-Customer Information System (CIS)-Rencana Induk Sistem Informasi (RISI) PT PLN tahun anggaran 2004-2008.


Laksamana Sukardi pun mempertanyakan pernyataan Dahlan soal pemerasan yang disebut dilakukan oleh oknum anggota DPR. Dia katakan, tak terlalu yakin kalau pendiri Jawa Pos Grup itu memiliki bukti kuat.

"Baunya ada, tampak gak keliatan," pungkasnya. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya