Berita

Politik

KPK Panggil Direktur PT Methapora Solusi Global

SELASA, 13 NOVEMBER 2012 | 12:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pemeriksaan terhadap perusahaan sobkontraktor proyek Sekolah Olahraga Nasional (SON) Hambalang terus dilakukan  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).  Kali ini, giliran Direktur Operasional PT Metaphora Solusi Global Asep Wibowo yang dimintai keterangan. Ini merupakan pemeriksaan kedua kalinya untuk Asep.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi tersangka DK (Deddy Kusnidar)," ujar Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, Selasa (13/11).

Selain Asep, KPK juga memeriksa perusahaan subkontraktor lainnya, yaitu Direktur Utama PT Global Daya Manunggal Nany Meilana Ruslie dan Safri.


PT Methapora Solusi Global adalah perusahaan subkontraktor dari PT Yodhya Karya. Dalam proyek Hambalang, PT Yodhya berperan sebagai konsultan teknik konstruksi.

Dalam kasus Hambalang, KPK sudah menetapkan pejabat pembuat komitmen proyek ini, Deddy Kusdinar, sebagai tersangka. Deddy yang menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi di Kementerian Pemuda dan Olahraga diduga menyalahgunakan kewenangannya.

Akibat dugaan penyalahgunaan wewenang itu, menurut KPK, negara dirugikan sekitar Rp 10 miliar. Beberapa waktu lalu, KPK juga menggeledah kantor PT Metaphora di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. KPK juga pernah memeriksa sejumlah petinggi perusahaan ini sebelumnya. Di antaranya Direktur Utama Rizal Syarifuddin.

KPK memang sudah mendapat "amunisi" yang cukup untuk mengungkap skandal proyek senilai Rp 2,5 triliun tersebut. Setelah mendapat hasil analisis dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menyatakan ada aliran dana mencurigakan dari uang proyek Hambalang, KPK juga sudah mengantongi hasil audit investigatif yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang mengindikasikan nama-nama pihaaak yang bertanggung jawab dalam proyek Hambalang tersebut. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya