Berita

teten masduki/rmol

Politik

Teten Masduki Bantah Kedodoran Hadapi Pilgub

SENIN, 12 NOVEMBER 2012 | 16:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK


Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jabar dari PDIP, Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki, punya alasan kenapa mereka belum lengkap menyerahkan berkas syarat pendaftaran.

"Ya karena kan pendaftaran mendadak di akhir tanggal 10 (November 2011)," kata Teten kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (12/11).

Teten membantah ketidaklengkapan berkas pencalonan tersebut bukti keduanya kedodoran dalam menghadapi Pemilukada Jabar.

Wajar saja, katanya, karena pendaftaran dilakukan mendadak sehingga ada beberapa yang belum disiapkan.

"Tapi yang subtansi udah diterima, ini hanya tambahan-tambatan," eleknya.

Seperti diketahui, berdasarkan keterangan KPUD Jabar, Rieke dan Teten belum melengkapi 6 dari 26 syarat yang harus dipenuhi oleh tiap pasangan calon. Saat mendaftar Sabtu pekan lalu, mereka belum menyerahkan antara lain lampiran ijazah SD, SMP dan SMA, berkas laporan harta kekayaan pribadi, belum membuat visi misi pencalonan secara tertulis, tidak memberikan fotocopy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), fotocopy nomor rekening tim kampanye dan pas foto. Sementara hari ini, Teten mendatangi kantor KPK untuk mengurus LHKPN [dem]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya