Berita

Enam Anggota DPR yang Dilaporkan Dahlan Iskan dalam Amplop Cokelat dari Tiga Partai

Muhammad Ichlas El Qudsi: Saya Tidak Pernah Bertemu Direksi Merpati
JUMAT, 09 NOVEMBER 2012 | 21:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Rabu lalu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyerahkan nama-nama tambahan yang disebut sebagai oknum anggota DPR pemeras BUMN dalam amplop cokelat.

Lalu siapa saja nama-nama oknum anggota DPR tersebut?

Sampai kini, BK DPR masih belum mau mengumbar ke publik.

Belakangan, informasi yang didapat wartawan menyebutkan, keenam anggota itu berasal dari tiga partai politik, yakni PDI Perjuangan, Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Anggota DPR dari PAN, Muhammad Ichlas El Qudsi, yang kabarnya termasuk dalam keenam anggota DPR yang dilaporkan Dahlan Iskan itu angkat bicara membantah.


"Saya tidak pernah bertemu dengan pimpinan atau Direksi Merpati kecuali dalam acara RDP (Rapat Dengar Pendapat). Jangankan memeras, bertemu saja tidak pernah. Kalau tidak berbuat namun disebut, maka harus diklarifikasi," ujar Michel El Qudsi panggilan akrab Muhammad Ichlas El Qudsi kepada Rakyat Merseka Online sesaat lalu, Jumat (9/11).

Menurut politisi asal Sumatera Barat ini, pemberitaan dengan tidak mengikutkan bukti dan data hukum tersebut sudah mencemarkan nama baiknya.

"Ini sudah pencemaran nama baik," ungkap anggota Komisi XI ini. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya