Berita

diego michels/ist

Olahraga

Diego Michels Ditangkap di Blok S

JUMAT, 09 NOVEMBER 2012 | 19:43 WIB | LAPORAN:

Pemain tim nasional sepakbola Diego Michels ditangkap aparat keamanan di sebuah hotel yang berada di Blok S, Jakarta Selatan. Ia ditangkap karena kasus dugaan penganiyaiyaan yang dilakukan pemain keturunan Belanda itu terhadap seorang mahasiswa asal Bogor, Jawa Barat, Meff Paripurna (25) di tempat hiburan malam di sekitar Senayan, Jakarta Pusat.

"Ditangkap di Hotel di kawasan Blok S, tadi sore," kata sumber internal di Polsek Tanah Abang yang tidak mau disebutkan namanya, saat dihubungi Rakyat Merdeka Online, Jumat petang ((/11).

Ia pun menegaskan penahanan itu dilakukan lengkap dengan surat penangkapan.


"Suratnya ada. Kalau tidak ada, mana berani kita tangkap," sambung sumber itu.

Ia melanjutkan, polisi bergerak cepat menindaklanjuti laporan dari Meff Paripurna, karena kasus ini sudah menjadi perhatian publik.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya menjelaskan kronologis penganiyaiyaan yang dilakukan Diego ke Meff. Kronologis kejadian berawal ada dua kelompok, yakni Meff dan Diego Michiels mengunjungi Domain Club Senayan City, Gelora Bung Karno, Tanah Abang, Kamis (8/11) pukul 02.30 WIB.

Salah satu teman Diego membawa minuman dan menyenggol kelompok korban, selanjutnya seorang temannya Meff menegur kelompok pemain sepakbola kelahiran Belanda tersebut hingga terjadi keributan.

Selanjutnya, Meff menghampiri dengan maksud melerai, namun korban mendadak mendapatkan pukulan hingga luka memar pada dagu, mata kiri dan kanan, serta hidung.

Usai dianiaya, korban dibawa ke Rumah Sakit Medical Permata Hijau, guna mendapatkan perawatan terhadap lukanya.

Meff sempat mendatangi Markas Polsek Tanah Abang pada pukul 05.00 WIB, guna mendapatkan surat pengantar visum.

Namun, korban tidak kunjung kembali ke Polsek Tanah Abang, hingga akhirnya Meef membuat laporan sekitar pukul 13.30 WIB. [arp]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya