Berita

ilustrasi/ist

Selesai Direnovasi, Rutan Militer KPK Siap Tampung Irjen Susilo Cs

JUMAT, 09 NOVEMBER 2012 | 17:49 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Rumah Tahanan Militer (RTM) yang terletak di Guntur, Menteng, Jakarta, siap menampung tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rutan tersebut dikabarkan sudah sudah siapa digunakan setelah dilakukan renovasi.

Hal itu diungkapkan, Kepala Informasi dan Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (9/11).

Jelas Priharsa, hal itu ditandai dengan simbolisasi serah terima pemakaaian RTM oleh perwakilan militer dan KPK.

"Pada hari ini dilakukan serah terima penggunaan RTM untuk KPK. Serah terima dilakukan oleh Komandan Polisi Militer Kodam Jaya, Dedi Siswanto kepada Kepala Biro Umum KPK, Darjoto," ujarnya.

Ungkap Priharsa lagi, penggunaan RTM Guntur memang sudah diputuskan oleh KPK sejak beberapa bulan lalu. Kebutuhan akan ruang tahanan yang mendesak sementara jumlah ruang tahanan yang ada di KPK terbatas menjadi salah satu alasan KPK meminjam RTM. Selain tentunya tak kunjung direstuinya pembangunan gedung baru KPK oleh DPR.

"Sebelumnya telah dilakukan beberapa renovasi pada bangunan tersebut yang menelan biaya sekitar Rp 14 Juta," tambah Priharsa menjelaskan.

Nantinya jelas Priharsa, KPK akan menempatkan calon tahanan terbarunya di rutan tersebut. Kemungkinan besar, jika melihat daftar tersangka di KPK, nama-nama seperti Irjen Djoko Susilo, Emir Moeis dan Dendy Prasetya merupakan daftar tunggu calon penggguna pertama Rutan yang terdiri dari dua ruang tahanan yang masing-masang dapat diisi oleh maksimal 3 orang dengan kasur tingkat. [arp]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya