Berita

ilustrasi/ist

Kesehatan

Perbanyak Makan Dan Minum Air Putih

JUMAT, 09 NOVEMBER 2012 | 08:14 WIB

.Pola makan bisa dijadikan te­rapi nutrisi bagi orang usia lan­jut yang terancam malnutrisi. Hal itu dikatakan Konsultan Geriatri dari Fakultas Kedokter­an Universitas Indonesia- Ru­mah Sakit Cipto Mangunku­su­mo (FKUI-RSCM) Nina Ke­mala Sari di Jakarta, Rabu (31/10).

 â€Selain pola makan, pe­me­riksaan penapisan (skrining) mal­nutrisi pada usia lanjut men­jadi sangat penting supaya usia lanjut bisa terhindar malnutrisi,” kata Nila.

Nina menyatakan, kasus mal­nutrisi bagi orang usia lanjut banyak terjadi di Indonesia. Na­mun sayangnya, masalah ini ku­rang mendapat per­hatian serius dari pemerintah.

Oleh karena itu, Pakar Geriatri FKUI ini memberikan saran awal agar terhindar dari malnutrisi, yaitu banyak minum dan ma­kan. Pasalnya, kebanyakan orang usia lanjut sulit untuk diatur makan dan minum secara benar.

“Minum saja biasanya kalau belum haus, belum minum, itu salah,” tuturnya.

Menurutnya, minum air pu­tih tak perlu menunggu haus dan mi­num harus rutin. Selain itu, usia lanjut juga harus mewas­pa­dai gejala-gejala yang akan me­nunjukkan malnutrisi dengan melakukan penapisan (skrining).

“Kita harus teliti, adakah peru­bahan berat badan secara drastis, atau adakah perubahan asupan makan? Teliti juga, adakah gejala gangguan saluran cerna pada kita,” katanya.

Untuk itu, Nina menekankan perlunya identifikasi malnutrisi pada orang usia lanjut. “Setelah penapisan, kemudian dicari pe­nye­bab malnutrisi dilanjutkan de­ngan terapi nutrisi, yakni pem­berian nutrisi yang sesuai dengan kondisi tubuh,” tambahnya.

Proses penapisan, lanjut Ni­na, dilakukan secara regular tiga atau enam bulan sekali. Pasca pena­pisan, kemudian dilakukan peng­kajian, terapi nutrisi, dan di­lanjutkan monitoring dan eva­luasi.

Nina menyarankan, mi­num air putih minimal delapan gelas air dalam sehari, wajib dilakukan. Minum itu berfungsi untuk men­jaga hidrasi tubuh, sehingga men­cegah penurunan meta­bo­lisme serta  menekankan kon­sumsi nut­rien kalsium (Ca), Vit D dan B12.

“Kurangi makan daging me­rah. Se­bagai gantinya cobalah ikan dan perbanyak lemak serta protein nabati yang berasal dari kacang-kacangan, buah, sayur, dan men­tega agar daya tubuh tetap sehat,” ujarnya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya