Berita

Maria Sha­rapova

Olahraga

Sharapova Pembunuh Ratu

Tenis Final WTA Championship 2012
SENIN, 29 OKTOBER 2012 | 08:08 WIB

Petenis asal Rusia, Maria Sha­rapova berhasil merebut satu tiket final kejuaraan WTA Championship 2012, setelah mematahkan langkah petenis momor satu dunia, Victoria Aza­renka 6-4 6-2.

Pada pertandingan yang ber­langsung di Sinan Erdem Do­me, Istanbul kemarin, Sha­ra­po­va tampil mendominasi se­jak awal. Ia melepaskan ba­nyak pukulan keras dan bebe­rapa kali menutup ruang untuk Azarenka. Hal ini membuat Aza­renka frustrasi.

Bahkan, petenis 25 tahun itu, menorehkan catatan bagus da­lam statistik servis, di mana ia membuat persentase keber­ha­silannya mencapai 72%. Ia ju­ga mencetak tujuh ace. “Saya su­dah pernah kalah da­ri Victo­ria beberapa kali. Ja­di, saya se­nang bisa mendapat­kan kesem­pa­tan melawannya lagi,” ujar Sharapova seperti dilansir AFP.

Azarenka, yang sudah me­mas­tikan diri berada di rang­king pertama sampai akhir ta­hun setelah menang atas Li Na, tak bisa berbuat banyak. Gera­kan­nya terbatas. Ia kerap terli­hat memegangi paha kanannya yang diperkirakan mengalami kram.

Kemenangan Sharapova atas Azarenka terbilang sebuah ha­sil yang mengejutkan, karena dia sudah kalah empat kali se­panjang tahun ini dari petenis Belarusia tersebut. Di Prancis Terbuka, pada bulan Juni lalu, petenis cantik Rusia ini tak men­jadi favorit, tetapi dia ber­hasil mematahkan anggapan publik dengan meraih kemena­ng­an, yang membuatnya me­nyem­purnakan gelar grand slam sepanjang kariernya.

Selanjutnya, Sharapova akan menghadapi Serena Williams, yang se­be­lumnya menang  atas Agni­esz­ka Radwanska dengan skor 6-2 dan 6-1.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya