Berita

Tantowi Ahmad/Liliyana Nat­sir

Olahraga

Indonesia Pulang Tanpa Gelar

Bulutangkis Prancis Super Series 2012
MINGGU, 28 OKTOBER 2012 | 08:23 WIB

Tim bulutangkis In­donesia gagal memberikan ha­sil manis di ajang Prancis Ter­buka Super Series 2012. Dua pasangan wakil Indonesia yang tersisa yakni ganda campuran Tantowi Ahmad/Liliyana Nat­sir serta ganda putri Pia Ze­ba­dian/Rizki Amelia Pradipta ter­singkir di perempatfinal.

Dalam pertandingan yang ber­langsung di Stade Pierre de Cou­bertin, Jumat waktu se­tempat, pasangan ganda cam­puran Owi/Butet ditundukkan pasangan gado-gado Chris Adcock (Ing­gris)/Imogen Bankier (Skotlan­dia) 18-21 dan 20-22.

Pada set pertama, Owi/Butet yang diunggulkan di tempat ke­empat sempat melaju mele­sat di awal. Namun, perlawa­nan tangguh mampu diperli­hat­kan oleh pasangan gado-ga­do yang berada di unggulan ke­tujuh dan menyalip angka hing­ga akhir.

Usai ketinggalan cukup jauh dari awal set kedua, Tontowi/Liliyana mampu mengejar dan ter­jadi pertempuran seru hing­ga poin-poin akhir. Namun pa­da akhirnya ganda campuran ‘Me­rah Putih’ ini takluk dalam waktu 33 menit.

Setelah itu, giliran ganda putri Pia Zebadiah Bernadeth/Rizki Amelia Pradipta, yang ha­rus angkat koper. Seperti yang sudah diperkirakan, pa­sangan non-Pelatnas ini tidak mampu melewati rintangan be­rat yang dihadapi, yaitu pasa­ngan Denmark yang menjadi unggulan utama, Christinna Pe­dersen/Kamilla Rytter Juhl 17-21 dan 23-25.

Dengan kekalahan dua pasa­ngan ini, maka dipastikan In­do­nesia tidak punya wakil di se­mifinal.

Hasil buruk tersebut, mem­berikan gambaran bahwa bu­lutangkis Indonesia belum bisa bangkit dari keterpurukannya, terutama di even-even akbar. Pa­dahal, turnamen ini minim pe­main bintang.

Tentunya ini menjadi perha­tian serius bagi Ketua Umum Persa­tuan Bulutangkis Seluruh Indo­nesia (PBSI) terpilih Gita Wirja­wan untuk memperbaiki prestasi bulutangkis Indonesia.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya