Berita

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir

Olahraga

BULUTANGKIS PERANCIS TERBUKA SUPERSERIES 2012

Owi/Butet Jadi Harapan

Sony WO, Tunggal Putra Rontok
JUMAT, 26 OKTOBER 2012 | 08:20 WIB

Pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi harapan Indonesia satu-satunya di nomor ganda campuran di turnamen Prancis Terbuka Superseries 2012. Juara All England 2012 ini meraih tiket perempatfinal.

Di laga tersebut, Tontowi/Lili­yana yang menempati unggulan keempat sukses menyingkirkan ganda Thailand, Patiphat Cha­lardchaleam/Savitree Amitrapai 21-19 dan 21-13.

Selanjutnya, Owi/Butet, sapa­an keduanya akan menghadapi pe­menang antara pasangan ga­do-gado Chris Adcock (Inggris)/Imo­gen Bankier (Skotlandia) yang ber­hadapan Robert Blair (Skot­landia)/Vita Marissa (Indonesia).

Sayang, keberhasilan Owi/Bu­tet tidak mampu diikuti pasangan Muhammad Rijal/Debby Susan­to. Rijal/Debby harus kandas di ba­bak kedua lewat dua game lang­sung dari China, Zihan Qiu/Yi­xin Bao 21-13 dan 21-18.

Kini, Indonesia hanya bertum­pu kepada Owi/Butet untuk me­raih gelar di musim ini. Tapi, jika melaju ke semifinal, mereka akan menghadapi lawan lebih berat yaitu unggulan pertama dari Chi­na, Chen Xu/Jin Ma atau ganda Thailand, Songphon Anugritaya­won/Kunchala Voravichitchaikul.

Yang lebih menyakitkan, In­do­­­nesia tidak mempunyai satu wa­kilnya pun di nomor tunggal putra, setelah Sony Dwi Kunco­ro dinyatakan kalah WO alias mun­dur. Seharusnya, Sony akan melakoni pertandingan babak ke­dua melawan pemain Hong­kong, Wong Wing Ki.

Tetapi, karena kondisinya ti­dak memungkinkan untuk ber­tanding, Sony, yang pada babak pertama menang 22-20 dan 21-16 atas pemain India Sourabh Var­ma, harus mundur dan rela mem­berikan tiket perempat final secara gratis kepada Wing Ki.

Dengan demikian, tak ada lagi wakil Indonesia yang bertahan di turnamen tersebut. Sebelumnya, Simon Santoso, yang menjadi ung­gulan utama, juga kalah WO. Lalu, giliran Dionysius Hayom Rum­baka yang mundur ketika melawan pemain Thailand, Boon­sak Ponsana, di mana dia mundur di pertengahan game ketiga.

Ketua PB Djarum Kudus, Yop­py Rosimin menyatakan Hayom perlu istirahat sepekan un­tuk me­mulihkan cedera yang diderita. “Saya kira waktu sepe­kan itu su­dah cukup bagi Hayom untuk me­mulihkan cedera perge­langan kaki sebelah kiri,” kata Yoppy.

Menurutnya, cedera yang di­derita Hayom tersebut berawal dari keikutsertaannya pada PON XVIII/2012 Riau, kemudian se­telah itu pada kejuaraan bulu tang­kis Indonesia Open Grand Prix di Palembang, Sumatera Selatan beberapa waktu lalu.

“Sebenarnya cedera yang di­de­rita Hayom tersebut mulai di­rasakan saat babak penyisihan In­donesia Open pada waktu meng­­hadapi pemain Malaysia tetapi dipaksakan dan terakhir bertemu Sony Dwi Kuncoro pada partai puncak,” katanya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya