Berita

ilustrasi, Dehidrasi

Kesehatan

Dehidrasi Picu Tingkatkan Diabetes

Ganggu Hormon & Aliran Darah Di Dalam Tubuh
JUMAT, 19 OKTOBER 2012 | 08:11 WIB

RMOL.Minum air putih di dalam tubuh harus dilakukan dengan rutin. Sebab, bila terjadi dehidrasi atau kekurangan cairan, bisa memiicu terkena risiko diabetes tipe dua.

Kurangnya cairan dalam tu­buh, akan membuat darah yang mengalir di dalam pembuluh menjadi kental yang akan me­nimbulkan gangguan jantung serta gangguan hormon di se­jumlah organ tubuh.

Dehidrasi akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan, di mana tubuh akan mengalami ke­kurangan cairan yang menye­babkan terjadinya penurunan konsentrasi, daya ingat dan sta­mina tubuh.

Dokter ahli penyakit dalam Rumah Sakit Cipto Mangun­ku­sumo (RSCM) Ari Fahrial Syam menerangkan, kekurangan cair­an akan membuat darah di dalam pembuluh darah menjadi kental, dan otomatis akan menimbulkan gangguan jantung serta hormon yang membuat kerja jantung menjadi lebih berat.

Selain itu, akan ada banyak hor­mon yang terganggu. Salah sa­tunya, hormon vasopresin yang dikenal sebagai hormon anti­di­uretik. Hormon membantu me­nga­tur resistensi air di dalam tubuh.

Begitu juga dengan insulin, ada­lah hormon yang membantu tubuh untuk mengatur kadar gula darah pun akan ikut terganggu.

”Bila organ-organ tubuh ter­ganggu, itu akan memicu pe­nya­kit diabetes tipe dua. Bahkan ku­rangnya asupan air bisa mem­be­rikan dampak pada penurunan kemampuan fisik, menurunkan daya ingat atau konsentrasi, sulit buang air besar, pingsan, bahkan kematian,” ungkap Ari dalam se­minar kesehatan Indonesian Hyd­ration Working Group (IHWG) di Jakarta, Rabu (10/10).

Ari pun menyarankan, agar ra­jin minum air putih karena man­faat air di dalam tu­buh sangat penting untuk mem­bantu aliran darah dan percernaan lebih lancar.

“Pancaroba atau perubahan ik­lim saat ini harus diwaspadai de­ngan memperbanyak asupan air ke dalam tubuh, agar kondisi badan tetap terjaga dari bahaya dehidrasi,” warning-nya.

 Menurut ahli patofisiologi ginjal dari Hospital de Rangeuil Prancis, Ivan Tack, gejala de­hidrasi perlu diperhatikan karena bisa mempengaruhi daya tubuh seseorang. Gejala yang dirasakan biasanya timbul rasa lemah, cepat lelah sampai kepada kram otot.

“Dehidrasi juga menyebabkan seseorang merasakan pusing di kepala saat berdiri, karena te­ka­nan darahnya menurun akibat mi­nimnya asupan air,” jelas Tack.

Tack menyatakan, bila hidrasi (kadar asupan air dalam tubuh) semakin berat seseorang dapat kehilangan kesadaran hing­ga kerusakan otak. ”Ini karena otak, adalah bagian  paling sensitif ter­ha­dap keku­rangan air,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, cara me­ngetahui status dehidrasi se­seorang adalah dengan me­meriksa warna urin yang di­keluarkan.

“Bila urin kita  berwarna ku­ning pucat, itu menunjukkan sta­tus hid­rasi yang baik. Se­ba­liknya, bila urin berwarna ku­ning tua atau ke­coklatan itu ber­arti dibu­tuhkan asupan air lebih banyak agar cair­an dalam tubuh tetap se­imbang,” jelasnya.

Pakar fisiologi dan nutrisi dari Universitas Arkansas Amerika, Stavros A Kavouras me­nyata­kan, air di dalam tubuh sangat pen­ting untuk memudahkan pen­­cernaan, penyerapan dan trans­portasi zat gizi lainnya.

Fungsi air, kata Kavouras, se­bagai mediator untuk membantu pem­bentukan dan kestabilan struktur sel sebagai pelarut reaksi bio­kimia, pengatur suhu pada tubuh ma­nusia dan pelumas rongga, se­perti sendi.

“Tubuh kita terdiri dari otak yang memiliki komponen air se­banyak 90 persen. Sedikitnya, darah memiliki komponen air 95 persen. Secara normal, kita bu­tuh dua liter sehari atau delapan gelas per hari dan itu disesuaikan de­ngan berat badan seseorang,” ujar Kavouras. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Gubernur BI pun Ikut Mundur, Ada Apa Ini Guru?

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:15

Rumah Bedeng di Lebak Bulus Kebakaran

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:00

Timnas Garuda Hadapi Timor Leste pada 31 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:30

Revolusi, Romansa, dan Runtuhnya Komisariat SMID IISIP

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:21

Presiden Harus Tindak Tegas Londo Ireng yang Merugikan Kepentingan Bangsa

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:19

Orang Tak Percaya Perry Warjiyo Mundur karena Alasan Pribadi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:33

83 Penonton Jadi Korban Tribun GOR Satria Banyumas Roboh

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:18

Ahok Ungkap Awal Pecah Kongsi dengan Jokowi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:00

Nama Bupati KBB Jeje Ritchie Dicatut untuk Jual Jabatan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:35

Hantu itu Masih Gentayangan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:18

Selengkapnya