Berita

ilustrasi, Obesitas

Kesehatan

Obesitas Ganggu Kualitas Sperma

Rawan Terkena Penyakit Kronis
MINGGU, 16 SEPTEMBER 2012 | 08:15 WIB

.Jumlah orang gemuk atau obesitas makin banyak saja. Konsumsi makanan instan dan cepat saji menjadi salah satu faktor munculnya obesitas. Jika dibiarkan, obesitas bisa memicu sejumlah penyakit kronis, yaitu terganggunya fertilitas atau kesuburan seseorang, serangan jantung, kanker, diabetes dan gangguan lain.

Menurut Head of Medical Management PT Roche Indo­ne­sia Arya Wibitomo, obesitas ter­jadi akibat mengkonsumsi ka­lori lebih banyak dari yang di­per­lu­kan oleh tubuh. Menjadi obe­sitas, kata dia, membawa risiko besar bagi kesehatan, ka­rena ke­ge­mu­kan rentan terkena segala pe­nyakit kronis.

“Salah satunya, fertilitas atau kesuburan yang menyebabkan sulitnya mendapatkan keturunan akibat kualitas sperma kurang baik,” ujar Arya di acara media gathering bertema “Get Slim Get Healty” di Jakarta, Selasa (11/9).

Tingkat obesitas pada pria di usia produktif, menurut data WHO, meningkat tiga kali lipat dalam tiga dekade terakhir. “Ma­salah kegemukan harus segera ditangani dengan memberikan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya obesitas bagi kesehatan,”  katanya.

Arya mengkhawatirkan, akan semakin banyak orang yang ku­rang memperhatikan kese­ha­tan, khususnya dalam men­jaga berat badan. Hal itu dise­babkan, mi­nim­nya kesadaran dan edukasi tentang bahaya obesitas bagi ke­sehatan.

“Obesitas berkaitan erat de­ngan risiko seseorang terkena kom­­­plikasi seperti penyakit te­kanan darah tinggi, jantung ko­roner, serangan stroke, dia­betes bah­kan kanker sampai meng­gang­gu kua­litas sperma,” paparnya.

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia pada 2010 menunjukkan, angka kelebihan berat badan dan obesitas pada penduduk dewasa di atas usia 18 tahun sebesar 21,7 persen, di­ma­na 11,7 persen (27,7 juta jiwa) ada­lah obesitas. Riset juga me­nun­jukkan perbedaan yang sig­ni­fikan jumlah obesitas lebih tinggi dari jumlah orang dengan kele­bihan berat badan saja.

Menurut dia, ada beberapa faktor penyebab menjadi obe­si­tas. Di antaranya faktor genetik, ling­ku­ngan dan psikis.  Selain itu, pola hidup yang tidak teratur, kurang olahraga dan pola makan yang tidak baik, seperti sering ngemil juga menjadi penyebab obesitas.

Spesialis Gizi Klinik Samuel Oetoro mengatakan, kelebihan berat badan dapat merusak din­ding pembuluh darah di jantung dan otak yang berujung pada kematian.

Samuel menjelaskan, obesitas ditentukan dengan melihat indeks massa tubuh (IBM), yang meru­pakan ukuran lemak tubuh.

“De­ngan IBM 30 atau lebih be­sar dapat diklasifikasikan se­bagai obesitas dan itu rentan ter­kena penyakit kronis yang mem­­ba­­hayakan bagi kesehatan,” tan­das Samuel. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya