Berita

ist

Kesehatan

PKS Desak Pemerintah Tekan Angka Kematian Jemaah Haji

RABU, 12 SEPTEMBER 2012 | 01:58 WIB | LAPORAN:

RMOL. Anggota Komisi IX DPR RI, Herlini Amran mendesak pemerintah meningkatkan survailans dan monitoring pelayanan kesehatan haji agar angka kematian jamaah haji bisa ditekan.

Berdasarkan data dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), jumlah jemaah haji yang meninggal terus meningkat tiap tahunnya. Pada tahun 2011 tercatat 518 orang yang meninggal, meningkat dari tahun 2010 sebanyak 362 jamaah dan pada tahun 2009 berjumlah 363 orang.

"Pemerintah harus terus meningkatkan pelayanan kesehatan sebelum maupun ketika pelaksanaan haji dilakukan," ujar Herlini di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Selasa, 11/9).


Penyelenggara haji, pinta dia, harus menjadikan pengalaman yang lalu sebagai pelajaran untuk bisa memberikan pelayanan kesehatan lebih baik lagi. Ia juga meminta program pembinaan kesehatan selama enam bulan sebelum berangkat haji dilaksanakan dengan maksimal.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga berharap, pemerintah melakukan perbaikan pelayanan kepada jamaah haji tahun ini. Terutama terhadap jamaah haji berusia Lansia. Mereka harus lebih diprioritaskan.

Hal itu sejalan dengan Undang undang No. 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji. Bahwa Pemerintah Indonesia wajib memberikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan yang sebaik-baiknya kepada jemaah haji melalui sistem dan manajemen penyelenggaraan yang terpadu.

"Pemerintah harus lebih menggencarkan lagi sosialisasi kesehatan haji kepada jamaah haji dan meningkatkan pelayanan kesehatan haji baik di tanah air maupun Arab Saudi," pungkas anggota DPR asal Dapil Kepulauan Riau itu.[dem]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya