Berita

ilustrasi/ist

Kesehatan

Gigi Berlubang Bisa Jadi Penyebab Kanker Mulut

80 Persen Masyarakat Indonesia Memiliki Masalah Gigi
JUMAT, 07 SEPTEMBER 2012 | 08:22 WIB

Jangan anggap remeh masalah gigi berlubang. Sebab, jika gigi yang tidak dirawat dengan baik, dapat memicu penyakit kronis pada jantung, seperti infeksi katup jantung bahkan hingga kanker mulut.

Warnig itu disampaikan Ke­tua Umum Pengurus Besar Per­sa­tuan Dokter Gigi Indonesia (PB-PDGI) Dr drg Zaura Rini Ang­graeni di aca­ra media edu­kasi tentang kes­e­hatan gigi di Ja­karta, Rabu (5/9).

Dia mengungkapkan, pada gigi berlubang terdapat bakteri strep­tococcus. Di mana, bakteri ini mun­cul karena kondisi gigi yang kotor, tidak disikat dengan bersih dan tidak dirawat dengan baik. Akibatnya, bakteri strep­tococcus akan menggerogoti email gigi yang menyebabkan gigi berlu­bang dan menimbulkan infeksi pada daerah mulut dan gigi.

“Kuman ini bermula dari in­feksi gigi dan akan terbawa oleh pem­buluh darah, sehingga pe­nye­ba­rannya sangat mudah dan mem­bahayakan bagi kesehatan. Kare­na kuman ini akan sangat mudah bercokol di jantung, terutama bi­la kondisi tubuh sedang dalam ke­adaan lemah,” terang Rini.  

Selain itu, lanjut Rini, bakteri ini tidak hanya menyerang jan­tung, tetapi juga ginjal, paru-pa­ru, lambung, bahkan akan mem­perparah kondisi gula darah pa­da penderita diabetes melitus.

“Gigi berlubang sangat berba­haya bagi kesehatan, sehingga perlu pe­ra­watan yang baik dan rutin,” ujar Rini.

Hasil penelitian Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) Oral Health Media Centre pada April 2012 mengung­kap­kan, sekitar 60-90 persen anak usia sekolah hing­ga orang dewasa di seluruh du­nia, memiliki per­masalahan gi­gi ber­lubang.

“Semakin bertambah usia, ma­ka semakin banyak pula jumlah gigi berlubang. Bahkan secara nasio­nal, memperlihatkan 70-80 persen masyarakat Indonesia meng­alami gigi berlubang,” jelas Rini.

Ketua Asosiasi Fakultas Ke­dok­teran Gigi Indonesia (FKGI) Eky S Soeria Soemantri menga­takan, selain penyakit jantung, gigi berlubang bisa menye­bab­kan gangguan temporo mandi­bular joint (TMJ) yakni, gang­guan yang dapat menimbulkan migrain berat serta otot tegang dan ping­gang terasa pegal.

“Penyakit ini diakibatkan ka­rena longgarnya sendi pada ra­hang mulut (asimetris), karena saat mengunyah makanan hanya menggunakan satu sisi saja (kiri atau kanan). Gigi berlubang  da­pat menimbulkan berbagai pe­nyakit karena gusi adalah ba­gian paling rentan yang terkena dam­paknya,” terang Eky.

Dikatakan Eky, gigi berlubang akan memicu kuman untuk ma­suk ke dalam bagian gigi yang ber­lubang. Jika lubang sudah pa­rah dan dalam, dapat menye­bab­kan infeksi pada gusi.

“Jika kuman sudah meng­in­feksi gusi, maka kuman akan ber­perang dengan sel darah putih yang mencoba menutup luka. Gu­si yang buruk bisa me­nye­bab­kan bengkak, bahkan kanker mu­­lut jika tidak dirawat,” ujar Eky.

Selain itu, tambah Eky, infeksi gusi pada ibu hamil juga dapat membahayakan kesehatan janin dan sang ibu sendiri. Pasalnya, rasa sakit akibat infeksi gusi mem­buat pola makan ibu hamil terganggu. Akibatnya, asupan gizi untuk janin otomatis ber­kurang. “Penyerapan kalsium ibu hamil akan terganggu dan akan mem­pengaruhi berat ba­dan sang bayi dalam per­tum­bu­han janin,” ujarnya.

Eky menjelaskan, infeksi pada gusi dan gigi yang tidak segera ditangani, bisa memicu penyakit lain pada ibu hamil. “Infeksi pa­da gigi dan gusi da­pat merambah menjadi pe­nya­kit pada organ tubuh lainnya, se­perti jantung, paru-paru, gin­jal, dan lambung,” cetus Eky.

Untuk itu, Eky menyarankan agar kondisi gigi selalu dijaga ke­sehatannya dengan baik de­ngan melakukan kontrol dan rajin sikat gigi.

“Menjaga kebersihan gigi dan mulut harus diterapkan sejak dini dengan rajin me­me­rik­sakan gigi dan mulut secara ru­tin ke dokter,” imbau Eky. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya