Berita

ilustrasi/ist

Kesehatan

Stres Bisa Picu Stroke Kaum Muda

JUMAT, 31 AGUSTUS 2012 | 08:15 WIB

.Penyakit stroke merupakan penyebab kematian tertinggi untuk kategori penyakit tidak menular di Indonesia. Saat ini jumlah penderitanya terus me­ningkat tajam dari usia di atas 40 tahun hingga di bawah 30 tahun. Hal ini disebabkan tingkat stres yang tinggi di kalangan remaja.

Dokter spesialis saraf dari Rumah Sakit Harapan Kita, Eka Harmeiwaty menjelaskan, stres di kalangan usia produktif meru­pakan hal wajar yang sering di­temui. Namun stres pada dasar­nya mengganggu metabolisme yang mengakibatkan tekanan darah, sehingga memicu stroke.

“Begitu juga dengan makan junk food yang praktis dan simpel di sela kesibukan juga tidak baik bagi kesehatan, karena banyak mengandung lemak, garam, dan MSG (garam natrium),” kata Eka dalam diskusi kesehatan di Ja­karta, Selasa (14/8).

Dikatakannya, tekanan darah tinggi, merokok, diabetes, obe­si­tas dan kolesterol tinggi dapat me­nyebabkan terkena stroke. Divisi Pencegahan Penyakit Jantung dan Stroke di Amerika Se­rikat bahkan menemukan, da­lam 14 tahun periode yang sama telah terjadi peningkatan pen­de­rita stroke di kalangan anak muda.

“Diabetes, kolesterol dan peng­gunaan tembakau, pemicu utama meningkatnya para remaja dan dewasa muda mengalami stroke. Sangat mencengangkan, jika melihat sejauh mana faktor risiko kardiovaskular pada populasi muda. Karena fokus pada pe­ngen­­dalian risiko ini biasanya ada pa­da kalangan orang tua,” katanya.

Perubahan gaya hidup juga berdampak pada pola hidup tidak sehat. Alhasil, masih muda tetapi bisa terkena penyakit jantung, diabetes, bahkan stroke. Stroke merupakan penyakit defisit neu­rologi yang bersifat bukan per­lahan atau mendadak. Hal ini disebabkan karena adanya gang­guan aliran pembuluh darah di otak. Bahkan stroke pun kini tak hanya menyerang masyarakat yang hidup di wilayah perkotaan tetapi juga dipedesaan.

“Kalau tiba-tiba terjatuh tanpa ada sebab yang jelas saat duduk, bisa jadi itu pembuluh darah yang mengalir ke otak tidak lancar. Segera periksakan ke dokter agar mengetahui penyebabnya. Sel-sel otak yang dialiri darah itu harus lancar,” sarannya.

Menurut Eka, stroke terdiri dari dua macam, yaitu  adanya sum­batan pada pembuluh darah atau stroke iskemik dan pecah pem­buluh darah atau stroke pen­darahan. Keduanya dapat menye­babkan aliran suplai darah ke otak terhenti dan muncul lah gejala kematian jaringan otak.

Hal tersebut, katanya, dika­renakan asupan makanan yang tidak bergizi, konsumsi alkohol (pembuluh darah meradang dan bengkak), merokok (zat kimianya menyebabkan dinding pembuluh darah tipis dan keras), kurang berolahraga, bahkan stres di pekerjaan atau keluarga.

“Pasien saya yang masih muda, usia 30 - 35 tahun, kadar koles­terol dan trigliserida tinggi, anak muda sudah banyak terkena diabetes. Faktor-faktor itu kan berisiko menyebabkan stroke. Semua itu akibat gaya hidup, mulai saat ini ubah dengan ma­kanan sehat dan rajin olahraga,” papar Eka.

Ia pun terus mendorong kaum muda untuk memulai sejak dini gaya hidup sehat. Karena stroke dapat dicegah melalui olahraga teratur, makanan sehat dan meng­hindari penyalahgunaan alkohol serta tembakau. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Gubernur BI pun Ikut Mundur, Ada Apa Ini Guru?

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:15

Rumah Bedeng di Lebak Bulus Kebakaran

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:00

Timnas Garuda Hadapi Timor Leste pada 31 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:30

Revolusi, Romansa, dan Runtuhnya Komisariat SMID IISIP

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:21

Presiden Harus Tindak Tegas Londo Ireng yang Merugikan Kepentingan Bangsa

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:19

Orang Tak Percaya Perry Warjiyo Mundur karena Alasan Pribadi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:33

83 Penonton Jadi Korban Tribun GOR Satria Banyumas Roboh

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:18

Ahok Ungkap Awal Pecah Kongsi dengan Jokowi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:00

Nama Bupati KBB Jeje Ritchie Dicatut untuk Jual Jabatan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:35

Hantu itu Masih Gentayangan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:18

Selengkapnya