ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
RMOL.Dokter spesialis anak Anna Tjandrajani mengatakan, kebuÂtuÂhan nutrisi dan asupan gizi yang baik sangat dibutuhkan di masa pertumbuhan anak di usia bawah lima tahun (balita). Untuk itu, kandungan makronutrien dan mikronutrein dalam susu harus tetap terpenuhi.
“Nutrisi makronutrien dan mikÂronutrien mempunyai banyak manfaat. Termasuk meningkatkan daya tahan tubuh anak terhadap berbagai penyakit,†jelas dokter Anna Tjandrajani dalam acara temu media sekaligus diskusi kesehatan di Jakarta, Sabtu (27/6).
Anna mengungkapkan, risiko penyakit seperti diare, anemia, infeksi saluran pernapasan dapat diatasi dengan mengkonsumsi susu yang mengandung makroÂnuÂtrien dan mikronutrien lengÂkap.
“Susu memiliki banyak kanduÂngan makronutrien dan mikroÂnuÂtrien. Kandungan utamanya di antaranya karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral seperti kalsiun dan magnesium,†ungkap dokter yang berpraktek di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr Mintohardjo Jakarta ini.
Seperti diketahui, karbohidrat merupakan sumber penghasil kaÂlori atau sumber energi utama daÂlam tubuh yang dapat memperÂbaiki sel tubuh yang rusak, menÂajaga daya tahan tubuh dan memÂbantu proÂses pembentukan otot.
Ketua Staf Medik Fungsional Anak Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita ini juga mengingatkan, makronuÂtrien dan mikronutrien berperan penting untuk bahan bakar utama penghasil energi jaringan tubuh. Yakni, proses pembentukan sel dan bersama protein sebagai saÂrana pengangkutan lipid dalam darah. Keduanya juga berfungsi menjadi alat transportasi oksiÂgen dan karbondioksida.
Mengkonsumsi makronutrien dan mikronutrien harus sesuai porsi tubuh. Sebab, jika konsumÂsinya berlebih atau kurang, bisa menimbulkan penyakit tertentu. Jika berlebihan bisa menimÂbulÂkan penyakit degeneratif seperti obesitas, diabetes melitus, ateÂrokÂskelerosis, hipertensi, bahÂkan keracunan.
Sebaliknya, kata Anna, jika kekurangan, akan memicu timÂbulnya penyakit defisiensi seÂperti kurang vitamin A. Bahkan bisa menyebabkan xeropthalmia atau kurang mineral besi bisa meÂnyeÂbabkan anemia gizi besi.
“Tak hanya itu, pemenuhan nutÂrisi yang lengkap dalam tubuh dan tepat dapat mempengaruhi tumbuh dan aktifnya anak di masa golden age, yaitu uusia 1-3 tahun,†jelas Anna. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Senin, 23 Maret 2026 | 01:38
Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08
Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03
Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50
Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12
Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43
Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15
UPDATE
Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53
Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38
Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53
Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17
Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53
Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24
Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52
Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40
Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28
Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12