Berita

ilustrasi/ist

Kesehatan

Waspadai, Sebaran Penyakit Berbahaya di Rumah Sakit

MINGGU, 20 MEI 2012 | 08:16 WIB

RMOL.Menjenguk pasien di rumah sakit bisa berpotensi ketularan penyakit. Penyakit itu bukan saja berasal dari pasien yang dijenguk tapi juga bisa disebabkan berbagai virus atau bakteri yang ‘beterbangan’ di sekitar rumah sakit.

Infeksi di rumah sakit (RS) atau nosokomial bisa diidap pasien, perawat, dokter, bahkan pembe­suk jika kesehatan lingku­ngan rumah sakit tidak dijaga.

Ketua Departemen Mikro­biologi FKUI dr. Anis Karu­niawati, PhD, SpMK(K) menye­butkan, infeksi di RS dapat menye­bar lewat pasien, tenaga kese­hatan, pengunjung, pera­latan, makanan atau minuman, ling­ku­ngan sekitar, maupun aki­bat tindakan tertentu yang dila­kukan tenaga kesehatan untuk tujuan diagnosa atau terapi.

“Mengingat pentingnya peran lingkungan RS dalam pence­gahan nosokomial, persyaratan kesehatan lingkungan RS harus dipenuhi sesuai standar,” tan­dasnya ke­tika mengikuti diskusi “Pe­nye­baran Infeksi di Rumah Sakit Harus Dikendalikan” di Ru­ang Seminar Departemen Mi­kro­­biologi FKUI Jakarta, pekan lalu.

Untuk mencegah risiko noso­komial di RS, pihaknya me­nyarankan pengunjung mesti m­e­matuhi semua peraturan di RS. Seperti jam besuk, usahakan jangan membawa makanan dari luar, cuci tangan pakai sabun antiseptik sebelum dan sesudah memasuki RS dan ruang pasien. Yang penting juga, mengurangi interaksi fisik de­ngan pasien, bersalaman tangan atau cium pipi, gunakan masker jika badan Anda kurang fit.

Selain itu, kata Anis, rumah sakit harus melakukan upaya preventif dan kuratif guna mencegah in­feksi di RS. Misalnya, pem­ber­sihan se­cara rutin, agar dinding, lantai, tempat tidur, jendela, tirai, kamar mandi dan alat-alat medis bersih dan steril dari debu, ko­toran, kuman dan lainnya.

“Pengaturan siklus udara yang baik di setiap fasilitas kesehatan. Sebab, kamar dengan perlakuan seperti itu lebih banyak menu­runkan risiko penularan penyakit infeksi,” tegasnya.

Pencegahan lainnya adalah setiap RS harus membangun sis­tem penyediaan air bersih yang dapat meminimalisir ke­mung­kinan terkontaminasi bakteri pa­togen. Menyediakan se­lalu sa­rana mencuci tangan pa­kai air yang mengalir dan sa­bun anti­septik, serta tisu sekali pakai guna mengeringkan ta­ngan. “Jika salah satu tidak terpe­nuhi, pasien atau pengunjung dapat mempertanyakan hal ter­sebut,” cetusnya.

Staf pengajar Kedokteran Oku­pasi Departemen Ilmu Kedok­teran Komunikasi (FKUI) Dr. Muchtaruddin Mansjur, PhD me­nambahkan, pasien harus kritis saat menerima pelayanan dari rumah sakit.

Ia juga meminta pengunjung juga mematuhi peraturan di rumah sakit mengenai jam besuk. Termasuk, jangan mem­bawa anak di bawah usia 12 tahun masuk rumah sakit.

“Yang lebih penting adalah cuci tangan. Begitu ada kesem­patan, harus segera mencuci tangan. Cara terbaik mencuci tangan adalah menggunakan sabun antiseptik, kemudian cuci semua bagian tangan sampai pergelangan,” jelasnya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya