Berita

Djohar Arifin Husin

Wawancara

WAWANCARA

Djohar Arifin Husin: Kami Akui Keberadaan ISL Tapi Di Bawah Kontrol PSSI

RABU, 14 MARET 2012 | 08:30 WIB

RMOL. Kalau tidak ada aral melintang, hari ini (14/3) pimpinan PSSI melaksanakan pertemuan rekonsiliasi di salah satu hotel di Jakarta.

Solusi yang ditawarkan me­nga­kui keberadaan Indonesia Super League (ISL). Tapi di bawah kon­trol fede­rasi.

“Sekarang kami sudah mem­buka pintu untuk ISL. Mari pulang ke rumah. Kalau ada atu­ran yang ku­rang berkenan, mari kita sama-sama bahas. Cari jalan keluarnya. Kami kan sudah terbuka,’’ kata Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, kepada Rakyat Merdeka, di Jakarta, kemarin.

Berikut kutipan selengkapnya:


Apa yang terbuka itu?

ISL kami persilakan jalan terus. Tapi PSSI ikut mengontrol.  Dengan pengakuan ini pemain-pe­main yang ada di sana bisa memperkuat tim nasional.


Benar nih PSSI mengakui ISL?

ISL kita akui, tapi kan harus di bawah kontrol federasi. Sekarang terserah pimpinan ISL, apakah menerima hal itu.


Kira-kira bagaimana menu­rut Anda?

Kami kira solusi ini terbaik. Sebab, pemain di ISL bisa masuk tim nasional.

 

Berarti pemain tim nasional bisa tambah kuat dong?

Ya. Sebab, semakin banyak pemain bisa diseleksi. Dalam regulasi FIFA kita hanya boleh ambil pemain dari kompetasi di bawah federasi. Sedangkan pe­main dari kompetisi yang lain, tidak dibolehkan. Ini bukan pera­turan PSSI. Larangan FIFA kan jelas, kalau pemain Timnas tidak boleh diambil dari kompetisi resmi. Kalau dipaksakan akan dihukum.


Bagaimana tanggapan Anda mengenai Kongres PSSI versi Komite Penyelamat Sepak bola Indonesia?

PSSI itu punya aturan, nama­nya statuta PSSI dan FIFA. Kalau mau ada pemilihan, syaratnya ha­rus sesuai dengan statuta. Kalau di luar itu tidak dibenarkan.


Kongres akan dilaksanakan 21 Maret 2012, ini berarti su­dah dekat, apa yang Anda la­ku­kan?

Ya, silakan saja. Yang penting,  kongres itu tidak sesuai dengan statuta PSSI.

Seharusnya tidak dilakukan. Ini kan organisasi olahraga sepak bola yang menjunjung fair play. Semuanya harus fair dengan ke­jujuran. Jangan keluar dari statuta PSSI.

Mari kita mendukung sepak bola demi merah putih.  Presiden SBY sudah mengimbau agar se­mua pihak berpikir demi ke­pen­tingan bangsa.


Konflik PSSI sangat mempe­ngaruhi pemain, kenapa tidak dirembukkan saja?

Dengan konflik ini sudah jelas hak-hak pemain tidak bisa di­penuhi. Misalnya, dia layak jadi pemain nasional, tapi di kom­petisi yang tidak di bawah fede­rasi. Artinya potensi dia tidak bisa kita manfaatkan. Ini berarti pe­main dirugikan. Ti­dak ada yang untung dari ribut-ribut ini.


O ya, Asosiasi Pemain Sepak Bola Nasional Indonesia (APSNI) mau somasi Anda gara-gara menuduh pemain senior sudah terkontaminasi mafia, tanggapannya?

Saya tidak pernah menyatakan pemain senior tidak diturunkan saat bertanding dengan Bahrain gara-gara sudah terkontaminasi mafia. Saya nggak pernah ngo­mong seperti itu. Itu fitnah ter­hadap saya. Banyak amat ya fitnah kepada saya.


Kalau tidak pernah ngo­mong seperti itu, kenapa sam­pai diberitakan seperti itu?

Mereka mengatakan saya tulis itu di twitter. Padahal saya sama sekali tidak punya account twitter. Orang-orang mau mem­bentur-benturkan saya dengan pemain nasional.


O ya, Asosiasi Pemain Sepak Bola Nasional Indonesia (APSNI) mau somasi Anda gara-gara menuduh pemain senior sudah terkontaminasi mafia, tanggapannya?

Saya tidak pernah menyatakan pemain senior tidak diturunkan saat bertanding dengan Bahrain gara-gara sudah terkontaminasi mafia. Saya nggak pernah ngo­mong seperti itu. Itu fitnah ter­hadap saya. Banyak amat ya fitnah kepada saya.


Kalau tidak pernah ngo­mong seperti itu, kenapa sam­pai diberitakan seperti itu?

Mereka mengatakan saya tulis itu di twitter. Padahal saya sama sekali tidak punya account twitter. Orang-orang mau mem­bentur-benturkan saya dengan pemain nasional.


Tujuannya apa?

Banyak orang yang terus beru­saha menghancurkan nama saya, nama keluarga saya.


Apa sudah dibantah?

Bagaimana saya mau memban­tah, saya tidak pernah ngomong. Nggak pernah ngomong kok dipaksa membantah, nggak mung­kinlah.


Apa yang Anda lakukan ter­ha­dap rencana somasi APSNI?

Kan mereka tidak tahu, saya tidak ngomong gitu. Saya mak­lum­lah. Siapapun akan marah kalo mendengar hal itu. Mereka kan nggak tahu itu fitnah ke­pada saya.


Selanjutnya apa yang Anda lakukan?

Saya sedang berpikir-pikir mengenai hal itu. Sudah terlalu banyak berita-berita yang nggak benar. Berita-berita tersebut sa­ngat menyakitkan dan meng­han­curkan saya secara pribadi.

Masalah ini saya serahkan saja kepada bagian legal PSSI. Saya sudah pasrah dengan ini. Karena kalau saya tanggapi, saya jadi lelah dan bodoh. Biarin sajalah suka-suka orang, yang penting saya punya allah yang maha mengetahui. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya