Berita

Andang Bachtiar Pamerkan Penelitian Bencana Katastropik Purba di Bangkok

RABU, 07 MARET 2012 | 21:17 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Ratusan ahli geologi mengikuti "12th Regional Congress on Geology, Mineral and Energy Resources of Southeast Asia" di Bangkok. Itulah pertemuan rutin asosiasi-asosiasi ahli geologi se-Asia Tenggara.

Pada pertemuan itu akan disampaikan gagasan masing-masing ketua asosiasi ahli geologi dari berbagai negara, tentang perkembangan peran ahli geologi dalam pembangunan negara-negara di Asia Tenggara. Khususnya dalam upaya-upaya mengatasi bahaya besar geologi dan perubahan bumi.

Utusan Indonesia pada pertemuan tersebut diwakili oleh Rovicky Dwi Putrohari dan DR Andang Bachtiar, sebagai Ketua umum dan Ketua Dewan Penasehat Ikatan Ahli Geologi Indonesia. Direncanakan esok hari (Kamis, 8/3) keduanya bersama enam pembicara dari negara lainnya akan diskusi panel membahas Mega Geological Hazard and Changing Earth.


Pada kesempatan itu juga, DR Andang Bachtiar, yang juga peneliti bencana katastropik purba Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana, akan menyampaikan status terbaru hasil penelitian bencana purba di Indonesia. Demikian disampaikan Koordinator Tim Bencana Katastropik, Erick Ridzky, kepada Rakyat Merdeka Online melalui pesan pendeknya tadi sore (Rabu, 7/3).

"Insya Allah, Pak Andang Bachtiar akan menyampaikan hasil-hasil penelitian terbaru kami pada acara tersebut," demikian disampaikan Erick, yang juga asisten Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana.

Geosea merupakan ajang pertemuan regional antar asosiasi geologi se Asia Tenggara yang awal berdirinya melibatkan peran almarhum Prof. Rubini Soeriatmadja. Beliau adalah salah seorang tokoh besar ahli geologi Indonesia.[ald]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya