Berita

Mas Achmad Santosa

Wawancara

WAWANCARA

Mas Achmad Santosa: Kami Sudah Memiliki Strategi Memerangi Mafia Hukum...

JUMAT, 17 FEBRUARI 2012 | 08:58 WIB

RMOL. Ketua Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto bersama tim sudah selesai menggodok strategi memerangi mafia hukum.

“Kami sudah memiliki strategi memerangi mafia hukum. Tapi strategi ini hanya untuk keperluan internal saja. Bukan untuk di­publikasikan ke publik,” kata Deputi VI Bidang Hukum UKP4, Mas Achmad Santosa, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Adanya strategi ini setelah Satuan Tugas Pemberantasan Ma­fia Hukum (Satgas PMH) di­lebur masuk UKP4, awal Januari lalu.

Mas Achmad Santosa ditugas­kan ke sana. Tanggal 3 Februari 2012 keluar Keppres pengang­katan dirinya menjadi Deputi VI Bidang Hukum UKP4. Kemu­dian dilantik dan diambil sum­pah­nya, 13 Februari 2012 di kantor UKP4.

Berikut Kutipan Selengkap­nya:

    

Tugas Anda di situ sama de­ngan Satgas PMH?

Ya. Tujuannya menjadikan Indo­nesia bersih dari praktek mafia hukum dan bebas korupsi.


Saat adanya Satgas saja tidak bisa berbuat banyak, apalagi setelah digabung dengan UKP4, apa yang bisa diperbuat?

Kami bekerja keras untuk itu. Pemberantasan mafia hukum dan korupsi itu harus dilakukan se­cara bersama. Indonesia harus jadi lebih sejahtera.

  

Bagaimana dengan metode kerja di UKP4?

Tujuanya memang sama. Na­mun metode kerja di UKP4 dengan Satgas PMH tentu berbeda.


Bedanya di mana?

Kalau di UKP4 kami bekerja secara tertutup. Kemudian lebih fokus perbaikan sistem. Seperti fungsinya UKP4, yakni penga­wa­san dan pengendalian pro­gram-program pembangunan. Tugasnya memastikan program-program aksi pemberdayaan lembaga hukum dan pencegahan korupsi yang tertuang dalam Pnpres Nomor 1, 2, 9, dan 17 tahun 2011 bisa dilaksanakan dengan baik.


Apa tantangan terberatnya?

Tentu tantangan terberat adalah melaksanakan  sejumlah Inpres tersebut. Kemudian pelaksanaan­nya harus berbanding lurus de­ngan peningkatan kepercayaan publik terhadap hukum.


Yakin bisa mencegah mafia hukum dengan bergabung di UKP4?

Tentu. Saya siap melaksanakan tugas yang diamanatkan kepada saya.

Siap membantu Pak Kuntoro Mangkusubroto sebagai Kepala UKP4. Saya menganggapnya sebagai kelanjutan dari pekerjaan sepanjang hidup saya. Passion saya memang di bidang hukum.

Tentu saja saya melihat pe­ngangkatan ini sebagai bentuk kepercayaan dan amanah dari Presiden, Wakil Presiden, dan Kepala UKP4 yang harus saya jalankan sebaik-baiknya dengan maksimal.


O ya, apakah semua tugas Satgas PMH diserahkan ke UKP4?

Sebagian tugas Satgas PMH ditangani UKP4. Sebagian lagi menjadi tugas dan fungsi komisi-komisi eksternal.


O ya, apakah semua tugas Satgas PMH diserahkan ke UKP4?

Sebagian tugas Satgas PMH ditangani UKP4. Sebagian lagi menjadi tugas dan fungsi komisi-komisi eksternal.


Apa saja komisi eksternal itu?

Banyak. Di antaranya Komisi Kejaksaan (KK), Komisi Kepo­lisian Nasional (Kompolnas), Ko­misi Yudisial (KY) dan Ko­misi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tentunya UKP4 akan terus memperkuat serta mem­ber­dayakan KK dan Kompolnas.  Kemudian akan berkoordinasi in­tensif dengan KPK dan KY.

Saya juga merasa yakin UKP4 akan bersinergi dengan komisi-komisi ekternal tersebut.


Tugas UKP4 berbeda dengan Satgas PMH, apa yang bisa di­la­kukan memberantas mafia hu­kum?

Tentunya perang terhadap mafia hukum terus dilakukan dengan strategi yang berbeda.


Sepertinya Anda cukup bangga dipercaya masuk UKP4?

Saya bangga dapat membantu Pak Kuntoro. Beliau tidak saja sebagai pemikir yang brilian, pekerja keras, egaliter dengan semua pembantunya. Tapi juga sebagai icon of integrity dalam pemerintahan saat ini. Itu penting buat saya.

Sepanjang karier dan hidup saya sebagai orang dewasa sejak tahun 1980, saya ti­dak bergeser sedikitpun dari pe­kerjaan di bi­dang hukum dan keadilan.

      

Apa yang sudah Anda laku­kan?

Saya bekerja di bidang hukum sudah puluhan tahun. 13 tahun saya di Lembaga Bantuan Hu­kum memperjuangkan keadilan untuk rakyat miskin. Tujuh tahun di Indonesian Center for Environ­mental Law yang memerjuang­kan keadilan lingkungan. Empat tahun di kemitraan untuk pem­baruan tata kelola pemerintahan yang bekerja mendorong upaya-upaya pembenahan sektor hukum dan keadilan.

Selain itu, lima tahun di UNDP mendorong perluasan akses terhadap keadilan. Kemudian 2,5 tahun membantu Jaksa Agung saat dijabat Abdul Rahman Sales. Tugasnya di bagian koordinator tenaga ahli yang membangun program-program pembaruan kejaksaan dan mendorong pe­laksanaannya.

Saya juga pernah memimpin KPK selama dua bulan. Selanjut­nya dua tahun di Satgas PMH untuk memberantas mafia hu­kum. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Presiden Prabowo Disarankan Tak Gandeng Gibran di Pilpres 2029

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:52

Prabowo Ajak Taipan Bersatu dalam Semangat Indonesia Incorporated

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:51

KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Mantan Menag Yaqut Cholil

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:44

Perluasan Transjabodetabek ke Soetta Harus Berbasis Integrasi

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:38

Persoalan Utama Polri Bukan Kelembagaan, tapi Perilaku dan Moral Aparat

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:18

Pemerintah Disarankan Pertimbangkan Ulang Pengiriman Prajurit TNI ke Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:00

Menkop Ajak Polri Ikut Sukseskan Kopdes Merah Putih

Rabu, 11 Februari 2026 | 12:01

Iran Sebut AS Tak Layak Pimpin Inisiatif Perdamaian Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:53

MUI Tegaskan Tak Pernah Ajukan Permintaan Gedung ke Pemerintah

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:43

Menkes Akui Belum Tahu Batas Penghasilan Desil Penerima BPJS

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:32

Selengkapnya