Berita

angie/ist

Angie: Skenario Maha Dahsyat Mengorbankan Saya

JUMAT, 03 FEBRUARI 2012 | 13:55 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Politisi perempuan Partai Demokrat, Angelina Sondakh, bersikeras membantah keterlibatannya dalam perkara korupsi Wisma Atlet Palembang. Padahal, semua saksi di bawah sumpah sudah menegaskan keterlibatan anggota Komisi X DPR itu di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Angelina Sondakh alias Angie mengungkapkan kekecewaannya menjadi tumbal dalam kasus ini melalui sahabat dekatnya yang adalah pengurus Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat, Kahfi Siregar.

"Bahwa jelas-jelas ini diskenariokan, Rosa biar berkata jujur bahwa dia selama ini tidak pernah bicara Wisma Atlet kepada saya," kata Angie seperti diutarakan Kahfi kepada Rakyat Merdeka Online melalui pesan Blackberry, Jumat siang (3/2).


"Saya yakin KPK akan mampu merunut semua keterangan Rosa dan menemukan ketidakkonsisten dia dalam menjawab. Ini sungguh skenario yang maha dahysat untuk mengorbankan saya," imbuh Puteri Indonesia tahun 2001 itu.

Persidangan terdakwa Muhammad Nazaruddin, mengumbar percakapan antara mantan anak buah Nazaruddin yaitu Yulianis dan Mindo Rosalina Manulang (Rosa) melalui Blackberry Messenger.  Percakapan itu menyebut Angie sebagai pintu masuk uang dari Grup Permai (yang disebut milik Anas Urbaningrum) ke DPR. Uang yang dimaksud sebagai ongkos memenangkan proyek Wisma Atlet  itu senilai Rp 5 miliar dan dibayar beberapa tahap.

Muhammad Nazaruddin pun beberapa kali menyatakan bahwa Angie pernah mengaku menerima uang dari proyek Wisma Atlet di depan Tim Pencari Fakta Partai Demokrat.[ald]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya