Berita

Edhie Baskoro Yudhoyono

Wawancara

WAWANCARA

Edhie Baskoro Yudhoyono: Saya Terus Dampingi Anas Untuk Memajukan Partai

RABU, 01 FEBRUARI 2012 | 08:53 WIB

RMOL. Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono berharap tidak ada orang yang mencampuri urusan internal partainya.

Ibas, sapaan akrab Edhie Bas­koro Yudhoyono mengatakan, kalaupun ada pihak-pihak yang menyebarkan isu perpecahan di internal Demokrat, pihaknya ti­dak akan menanggapinya. Partai Demokrat tetap fokus pada kinerja yang telah disusun.

“Kami akan jawab dengan memperlihatkan kami solid dan kompak yang sudah kami bangun selama ini,” tegas putra bungsu Presiden SBY itu kepada Rakyat Merdeka, Senin (30/14).

Berikut kutipan selengkapnya:


Bagaimana dengan isu per­gantian pimpinan Partai De­mo­krat?

Mengenai isu itu, saya tegas­kan sejauh ini tidak ada pem­bahasan mengenai pergantian di internal DPP Partai Demokrat. Kami justru sedang giat-giatnya menjalankan dan menerjemahkan program partai di bawah kepe­mimpinan Ketua Umum Anas Urbaningrum.


Apa buktinya?

Saya terus mendampingi beliau (Anas Urbaningrum) ke berbagai daerah untuk menyelesaikan agenda organisasi partai agar ke­pengurusan definitif Partai Demokrat di daerah bisa segera tuntas dan bisa fokus me­ningkatkan kinerja, untuk me­majukan partai.


Banyak yang meragukan ke­solidan Partai De­mokrat, ko­men­tar Anda?

Partai Demokrat tetap solid dan kompak, terlihat dari agenda ke­giatan partai yang terus ber­jalan. Dukungan se­l­u­ruh kader Partai Demo­krat baik di pusat mau­pun daerah te­rus mengalir untuk men­dorong agenda organisasi berjalan sesuai target. Du­kungan untuk Ke­tua Umum juga kuat. Saya kira ti­dak benar kalau Par­tai Demokrat di­persepsikan se­dang tidak solid dengan adanya isu menggoyang Ke­tua Umum Bapak Anas Ur­baningrum.


Bagaimana dengan kasus hu­kum yang mendera beberapa kader Partai Demokrat?

Partai Demokrat tetap konsis­ten, agar proses penegakan hu­kum yang diduga melibatkan kader Partai Demokrat  dise­le­saikan dengan tuntas, mengacu kepada fakta hukum yang ada, bukan dari rumor. Mari kita do­rong bersama agar proses pe­ngadilan berjalan adil tanpa adanya tekanan dan intervensi dari pihak manapun.


Partai Demokrat terus me­man­tau prosesnya?

Partai Demokrat terus meman­tau perkembangan yang ada da­lam konteks agar proses hukum berjalan sesuai aturan yang ber­laku. Hukum adalah hukum, dan mekanisme internal Partai Demokrat akan berjalan sesuai dengan aturan main internal partai.


Partai Demokrat terus me­man­tau prosesnya?

Partai Demokrat terus meman­tau perkembangan yang ada da­lam konteks agar proses hukum berjalan sesuai aturan yang ber­laku. Hukum adalah hukum, dan mekanisme internal Partai Demokrat akan berjalan sesuai dengan aturan main internal partai.


Kinerja partai terganggu de­ngan isu ini?

Saya tegaskan ti­dak. Pelaksa­naan agenda dan program partai seperti Mu­syawarah Daerah Partai Demokrat (Mus­da), Mu­sya­warah Cabang (Mus­cab) terus ber­langsung dengan lancar.

Berbagai kegia­tan partai kami laksanakan, dan masyarakat sa­ngat antusias. Arah dan kebijakan partai dalam memaksimalkan kinerja sudah sangat jelas ter­struktur dalam garis perjuangan Partai Demo­krat. Persoalan yang kebetulan sedang dialami kader partai tidak akan sampai mengganggu ki­nerja partai ke depan.


Bukankah kader bisa goyah dengan isu ini?

Kami tetap solid. Saya ber­harap, kader Partai Demokrat juga tidak terpancing dengan isu ini dan tetap fokus  mening­kat­kan kinerja dan memenuhi target yang ditetapkan partai.


Apa konsolidasi terus ber­jalan?

Kami terus melakukan kon­soli­dasi menyeluruh, menge­valuasi kinerja. Dalam waktu dekat ini seluruh kader di-trai­­ning me­ngenai kepe­mim­pinan. Kami akan terus me­mak­­­si­mal­kan pro­gram pro-rakyat, pro-growth, pro-poor, pro-job, pro-environ­ment se­perti sedang diimplemen­tasi­kan pemerintah.

Fokus kinerja yang dirancang DPP Partai Demokrat adalah mensinergikan seluruh lini orga­nisasi untuk mengawal agar seluruh program-program pe­me­rintah tersebut dapat semak­simal mungkin di­nikmati ma­sya­rakat sampai ke pelosok daerah. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya