Berita

budiman s

UU DESA

Insya Allah Budiman Sudjatmiko Akan Kerahkan Seluruh Otot

SABTU, 07 JANUARI 2012 | 22:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Politisi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko berjanji akan mengoptimalkan pekerjaannya di DPR agar Rancangan Undang-undang tentang Desa bisa disahkan.

"Insya Allah saya akan mengerahkan seluruh otot," kata Budiman di sela-sela konsolidasi kepala desa dan perangkat desa se Jawa Barat di Hotel Afita, Cirebon, Jawa Barat (Sabtu, 7/1).

Budiman menyambut baik atas perjuangan para kepala desa dan perangkat desa selama ini yang menuntut lahirnya Undang-undang desa. Ia pun mengimbau agar mereka mengawal pembahasan RUU Desa di DPR.

Sejak 2010 lalu Budiman setidaknya sudah mengunjungi 51 kabupaten yang ada di pulau Jawa. Rakyat desa, katanya, benar-benar diliputi penderitaan. Sementara dalam kunjungannya khusus ke Mesuji Lampung dan Sumatera Selatan beberapa hari lalu, Budiman menemukan fakta bahwa sejak tahun 2004 sebanyak 189 warga desa disana tewas hanya karena ingin menelusuri keberadaan tanah miliknya yang dicaplok oleh perusahaan. Setidaknya, 17 ribu hektar tanah di sana telah dirampas dan dijadikan lahan sawit.

"Perjuangan Anda (kepala desa) menyimpan harapan. Bukan hanya bagi warga desa yang ada di sini tapi juga untuk yang ada di Mesuji, Bima dan semuanya. Ini adalah beban sejarah yang luar biasa besar dan mulianya," kata dia.

Ia menegaskan, keberadaan UU Desa sangatlah penting. UU ini akan mengatasi penderitaan warga desa yang selama ini dibiarkan dan bahkan sengaja terjadi oleh pemerintah.

Budiman menegaskan, upayanya mendukung perjuangan perangkat desa untuk menggolkan UU Desa bukanlah karena benci terhadap pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden SBY. Perjuangannya semata-mata hanya karena cinya kasih kepada rakyat desa.

"Ini kunci induk untuk membuka tabir firaun SBY ini. Saya tidak pernah punya dendam pribadi dengan dia," tandasnya. [guh]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya