Berita

marzuki alie/ist

Kyai Maman: Marzuki Alie Jangan Mikir Isi Perut Saja

SABTU, 07 JANUARI 2012 | 21:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Sikap Ketua DPR RI Marzuki Alie yang menganggap rakyat yang mengkritik renovasi toilet gedung DPR sebagai rakyat bodoh dan irasional terus menuai kecaman publik.

Bagi KH Maman Imanulhaq Faqieh, pimpinan Pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi Majalengka dan Pengasuh Paguyuban Sholawat Akar Djati Cirebon, pernyataan Marzuki Alie membukti bahwa di negeri ini segala sesuatunya sudah terbalik.

"Ini benar-benar sudah kebolak-balik, dimana pernyataan kritis disebut bodoh sementara yang bodoh disebut kritis," kata Kyai Maman, sapaan akrab dia, saat ditemui Rakyat Merdeka Online di kediamannya di  Jatiwangi Majalengka, Jawa Barat, sesaat lalu (Sabtu, 7/1).


Menurutnya, pernyataan Marzuki Alie itu menjadi representasi jika nurani dan logika berpikir DPR tumpul. Rakyat, kata dia, menginginkan kerja yang terbaik dari DPR bukan berbagai fasilitas kenyamanan apalagi pernyataan-pernyataan yang menghinakan seperti itu.

Sebagai wakil rakyat dan juga pimpinan wakil rakyat, imbau imbau Kyai Maman, Marzuki Alie jangan hanya memikirkan  isi perutnya saja. Sebab kalau hanya memikirkan isi perut, maka yang dikeluarkan juga hanya isi perut.

"Marzuki harus lebih menghargai kepercayaan dan kritik yang disampaikan Rakyat," demikian Kyai Maman.[arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya