Berita

ilustrasi/ist

Air Bah Sungai Juweh Magelang Tewaskan Tiga Mahasiswi

KAMIS, 05 JANUARI 2012 | 22:14 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Tiga mahasiswi meninggal akibat terseret banjir di Magelang sore tadi (Kamis, 5/1). Mereka adalah Dwi Susanti mahasiswi UKSW Salatiga asal Ungaran, Natan Nael Tri Kurniawan mahasiswi UKSW Salatiga asal Demak, dan Debora atau Debi mahasiswa UNIKA Semarang asal Demak.

"Hujan deras di hulu Sungai Juweh di sekitar Merapi Kabupaten Magelang, telah menyebabkan ketiga korban terseret banjir sejauh 1 km sehingga meninggal dunia," kata Kepala Informasid dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), DR. Sutopo, dalam keterangan resminya yang diterima redaksi (Kamis, 5/1).

Ia menuturkan, sebelum kejadian, Dwi, Natan dan Debi berkarya wisata dan piknik bersama lima rekannya di kawasan Pabelan. Mereka kemudian mencoba menyeberang Sungai Juweh yang merupakan anak sungai Kali Pabelan di Kedung Kayang, Magelang. Saat menyeberang itulah, tiba-tiba banjir (bukan banjir lahar dingin) tiba-tiba datang dan menyeret mereka.


Korban, kata Sutopo, kemudian berhasil dievakuasi di Bumi Perkemahan Klampahan Wonolelo, Sawangan pada pukul 17.15 WIB. Sedangkan 5 korban dapat diselamatkan. Korban yang selamat adalah Susi Lestariyani dari UKSW asal Bawen, Vandi Dwi Nugroho dari UKSW asal Grobogan, Siska Kurniawati dari UKSW asal Jelog, Mur Sutami dari UKSW asal Tengaran, dan Wendi Kumala Dewi dari UKSW asal Ambarawa.

Diinformasikan Sutopo, BPBD Jawa Tengah mengkoordinir pelaksanaan pencarian korban dan melakukan upaya evakuasi. Pasca erupsi lahar dingin, masyarakat banyak yang melakukan wisata di daerah sekitar Merapi, termasuk di sekitar kawasan terdampak lahar dingin. "Perlu waspada dan menghindari daerah-daerah yang berbahaya dari banjir air dan lahar dingin," imbau Sutopo. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya