Berita

Bupati Kobar yang Dilantik Mendagri Ditolak Paripurna DPRD

KAMIS, 05 JANUARI 2012 | 17:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Kota Waringin Barat (Kobar) menolak Bupati dan Wakil Bupati Kobar Ujang Iskandar-Bambang Purwanto yang telah di lantik oleh Menteri Dalam Negeri pada tanggal 30 Desember 2011 lalu.

Dalam sidang paripurna yang dihadiri oleh 3 fraksi dari 6 fraksi DPRD Kabupaten Kobar pukul 10.30 tadi pagi (Kamis, 5/1), semuanya menolak dan tidak mengakui keabsahan jabatan tersebut.

"Tiga fraksi yang hadir, Golkar, PDIP dan PAN," kata Ketua DPRD Kota Waringin Barat Subahagio saat dihubungi wartawan (Kamis, 5/1).


Dari jumlah 30 anggota DPRD Kobar, sebanyak 17 anggota DPR  hadir dalam sidang paripurna tadi pagi. Artinya, rapat paripurna tersebut kuorum.

"Intinya sidang paripurnya tadi menolak dan tidak mengakui keabasahan bupati yang telah dilantik oleh Mendagri," ujar Subahagio.

Untuk waktu secepatnya, hasil sidang paripurna akan dikirimkan ke Gubernur, Kapolda, Kapolres, Mendagri, Presiden, Kapolri serta pejabat terkait lainnya. Untuk masalah selanjutnya, kita serahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat. Apakah akan menunjuk Plt Bupati atau mengadakan pemilihan Bupati ulang.

"Yang jelas kita sudah mengadakan sidang paripurna," pungkas Subahagio.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya