Berita

ist

Nikmati Panorama Garut Lewat Aplikasi Virtual

JUMAT, 23 DESEMBER 2011 | 19:07 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Kini, masyarakat bisa menikmati potret situasi dan informasi dari puluhan titik panorama yang ada di Garut, Jawa Barat melalui aplikasi virtual. Adalah Tim Ekspedisi IACI (Indonesian Archipelago Cultural Initiatives) dan Bandung Fe Institute yang tergabung dalam gerakan "Sejuta Data Budaya" yang menyediakan aplikasi virtual tersebut.

"Penyusunan data based dan penyajian yang secara interaktif dari Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) diharapkan dapat membantu masyarakat dan Pemda Garut dalam mengembangkan kebudayaan dan ekonomi masyarakat dari sektor kepariwisataan," kata Dadan Suhandana, dari Gerakan "Sejuta Data Budaya" kepada wartawan di Jakarta (Jumat, 23/12).

Aplikasi bernama "Aplikasi Virtual Tour Panorama Garut" ini mulai bisa diakses per hari ini (Jumat, 23/12). Aplikasi ini tersedia setelah diluncurkannya gerakan "Sejuta Data Budaya" di Bina Graha, Senin lalu (12/12), melalui situs http://www.budaya-indonesia.org.


Kata Dadan, selain menampilkan puluhan ODTW, pihaknya juga segera melengkapi dengan data-data ODTW terbaru di situs-situs Gunung Putri, Gunung Kaledong dan Gunung Haruman yang telah diusulkan Tim Katastropik Purba kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar dijadikan cagar budaya.

Lebih jauh Dadan mengungkapkan, situs http://www.budaya-indonesia.org yang didedikasikan untuk seluruh masyarakat Indonesia merupakan media untuk menggali, mengapresiasi, dan menjaga ketahanan kebudayaan tradisional Indonesia.

"Ini merupakan preserving traditional culture untraditionally," ujarnya.

Dadan mengharapkan, inisiasi yang dilakukan melalui gerakan "SejutaDataBudaya" dapat meningkatkan partisipasi dan apresiasi masyarakat umum, khususnya kaum muda Indonesia terhadap kekayaan kebudayaan nasional yang bersumber pada tradisi kultural daerah-daerah yang ada di Indonesia. Rencananya pertengahan Januari 2012, akan dilakukan Launching  Aplikasi Virtual Tour Panorama Garut yang telah dilengkapi dengan Ratusan ODTW di Kabupaten Garut di dengan menghadirkan tokoh-tokoh garut dan tokoh-tokoh budaya nasional di Newseum.

Lebih jauh Dadan menjelaskan, ODTW yang telah termasuk dalam Aplikasi Virtual Tour Panorama Garut meliputi;

1    Curug Cimandi Racun, Air Terjun, di Kecamatan Kadungora
2    Curug Cihanyawar,  Air Terjun, di Kecamatan Cilawu
3    Curug Orok, Air Terjun, di Kecamatan Cikajang
4    Cijeruk Indah, Pantai di Kecamatan Pameungpeuk
5    Santolo, Pantai di Cikelet
6    Taman Ranca Buaya, Pantai di Kecamatan Caringin
7    Cijayana, Pantai di Kecamatan Bungbulang
8    Taman Manulusu, Pantai di Kecamatan Cikelet
9    Karang Paranje, Pantai di Kecamatan Pameungpeuk
10  Sayang Heulang,    Pantai   di Kecamatan Pameungpeuk
11  Situ Bagendit, Danau di Kecamatan Banyuresmi
12  Situ Cangkuang, Danau di Kecamatan Leles
13  Kawah Papandayan, Kawah  di Kecamatan Cisurupan
14  Darajat Pass, Kawah di Kecamatan Pasirwangi
15  Kampung Pulo, Adat Istiadat di Kecamatan Leles
16  Keramat Godog, Makam di Kecamatan Karangpawitan
17  Cipanas, tempat rekreasi di Tarogong Kaler
18  Candi Cangkuang, Candi di Kecamatan Leles
19  Ciburuy, Situs di Kecamatan Cigedung
20  Leuwueng Sancang, Hutan dan Pantai di Kecamatan Cibalong
21  Dodol Hade, Pabrik Dodol di Kecamatan Garut Kota
22  Adu Domba Cimuncang, Lapangan di Kecamatan Garut Kota
23  Garutan, Produksi Batik di Kecamatan Tarogong Kidul
24  Kian Santang, Makam  di Kecamatan Cibalong, dan lain-lainnya. [dem]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya