Berita

evakuasi korban/ist

Pemerintah Kirim 500 Ribu Dolar ke Filipina

RABU, 21 DESEMBER 2011 | 16:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan sebesar 500 ribu dolar AS kepada pemerintah Filipina untuk penanganan bencana dan korban akibat badai Washi.

Bantuan diserahkan hari ini (Rabu, 21/12). Dari 500 ribu dolar AS bantuan yang diberikan, 300 ribu dolar AS berbentuk uang tunai. Sementara sisanya berupa bantuan makanan siap saji, obat-obatan, peralatan dan lain-lainnya.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menuturkan, selain itu pemerinta pemerintah Indonesia juga akan segera memberangkatkan tim relawan profesional. Tim berjumlah 20 orang terdiri dari tim medik dan paramedik, BNPB, anggota SAR yang akan membawa peralatan collapse structure, SRC PB dan relawan lainnya.


Adapun penandatanganan bantuan dilakukan oleh Kepala BNPB Syamsul Maarif  dan Dubes Filipina untuk Indonesia Madam Rosario Aquinaldo. Bantuan tersebut diambil dari dana siap pakai untuk penanganan bencana di BNPB.

"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pamerintah Indonesia atas musibah bencana banjir bandang yang disebabkan badai tropis Washi yang menghantam wilayah Mindanao, Filipina Selatan," tutur Sutopo. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya