Berita

ist

Besok, Puluhan Purnawirawan, Politisi dan Pengusaha Bertemu di Gedung Indonesia Menggugat

SENIN, 19 DESEMBER 2011 | 22:27 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Puluhan pengusaha, politisi dan pensiunan jenderal senior Presiden SBY akan menggelar pertemuan di Bandung besok (Selasa, 20/12). Bertempat di Gedung Indonesia Menggugat, Bandung, Jawa Barat, pertemuan digelar untuk menentukan bangsa Indonesia ke arah perubahan.

"Besok pagi akan kita gelar acara untuk membawa arah Indonesia yang lebih baik. Rakyat sudah bosan dengan penindasan," kata Aswandy Aswan, salah seorang panitia pertemuan itu kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 19/12).

Gedung Indonesia Menggugat yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 5, Bandung, menyimpan aura tersendiri dalam sejarah pergerakan nasional. Dulu, gedung ini bernama Gedung Lanraad. Di gedung inilah Presiden Soekarno diadili atas tuduhan makar pada tahun 1930. Pemerintah Hindia Belanda jengkel dengan aktivitas politik Soekarno. Selama proses pengadilan, Soekarno ditahan di Penjara Banceuy dalam sel berukuran 1x2 meter. Dalam persidangan, Pengadilan Hindia Belanda menjatuhkan hukuman empat tahun dan Soekarno ditahan di Penjara Sukamiskin.


Para purnawirawan yang akan hadir dalam pertemuan tersebut antara lain, Letjen (purn) Soeryadi, Kiki Syahnakri, Mayjen (purn) Nandang Erawan, Brigjen (purn) Dedem Ruchila.

Pertemuan sendiri, kata Aswandi beberapa waktu lalu, dilatari oleh besarnya kekhawatiran terhadap kondisi bangsa, dan keinginan agar bangsa segera bebas dari penderitaan, dan negara tidak jatuh ke jurang kehancuran. Kedaulatan sebagai bangsa dan negara harus ditegakkan. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya