Berita

kawah Ijen/ist

Kawah Ijen Naik Status, Warga Bondowoso dan Banyuwangi Diimbau Waspada

KAMIS, 15 DESEMBER 2011 | 20:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Status Gunung Kawah Ijen, Jawa Timur, dinaikkan dari normal (level I) ke waspada (level II). Hal itu karena aktivitas gunung yang berada di Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi, Jawa Timur itu terus meningkat.

Terkait peningkatan status ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau agar masyarakat yang berada di sekitar Gunung Kawah Ijen tidak mendekati kawah yang ada di puncak gunung dalam. Titik aman bagi warga berada dalam radius 1 kilometer dari kawah aktif.

Selain kepada warga yang memang tinggal di sana, imbauan juga disampaikan kepada para pengunjung, pendaki dan penambang.


"Masyarakat di sekitar Kawah Ijen diharapkan tenang. Tidak terpncing isu-isu tentang letusan kawah Ijen," tutur Humas BNPB, Sutopo, kepada redaksi (Kamis, 15/12).

BNPB berharap agar warga yang ada di sekitar kawah Ihen selalu waspada dan tetap memperhatikan kegiatan kawah Ijen yang dikeluarkan oleh BPBD di sana.

"BPBD Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi senantiasa berkoordinasi dengan pos pengamatan kawah Ijen di Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi atau dengan PVMBG di Bandung," terang Sutopo.

Selain itu, masih kata Sutopo, pemerintah provinsi Jawa Timur, dalam hal ini BPBD provinsi, BPBD Kabupaten Bondowoso dan BPBD Kabupaten Banyuwangi selalu melakukan koordinasi baik dengan PVMBG.

"Kami harapkan masyarakat selalu mengikuti arahan dari BPBD setempat," demikian Sutopo. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya