Berita

rmol

Siapa yang Telah Membunuh Sondang?

KAMIS, 15 DESEMBER 2011 | 17:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Aksi solidaritas untuk Sondang Hutagalung terus bergulir. Kali ini aksi dilakukan oleh Mahasiswa Universitas Setya Negara Indonesia (Usni), Jakarta. Dwi Puspa Adi dan mahasiswa Usni lainnya meneriakkan Sondang sebagai pahlawan.

Sondang adalah mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta yang Rabu pekan lalu (7/12) membakar diri di depan Istana Negara, Jakarta. Sebelum membakar diri, Sondang mengguyurkan bensin ke sekujur tubuhnya. Tiga hari setelah aksi itu, Sondang pun meregang nyawa di ruang instalasi luka bakar rumah sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

"Siapa yang membakar Sondang?" tanya Dwi Puspa Adi, saat memimpin aksi. "SBY," jawab peserta aksi kompak.


"Siapa yang telah membunuh Sondang?" tanya Dwi lagi disambut jawaban yang sama oleh peserta aksi.

Dwi pun menggajak teman-temannya agar mendekati spanduk bergambar Sondang yang dipasang di depan gerbang masuk kampus Usni.

"Inilah Sondang. Dia rela mengorbankan nyawa untuk kejayaan bangsa," ucap Dwi disusul taburan bunga warna merah dan putih dari peserta aksi.

Langit di atas mendung pekat. Angin kencang menggoyahkan pepohonan di sepanjang jalan di sekitar kampus Usni. Hujan pun menyusul tak lama kemudian. Dwi dan teman-temannya tak bergeming. Mereka tidak membubarkan diri. Aksi solidaritas tetap digelar. Sementara beberapa aparat polisi yang menjaga aksi dan para pewarta memilih berteduh.

"Turunkan SBY-Boediono. Revolusi, revolusi sampai mati," pekik peserta aksi bersemangat. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya